Soal Jalan dan WFA ASN
Terkait kondisi infrastruktur menjelang arus mudik, Ni Made mengakui sejumlah ruas jalan masih dalam tahap pemeliharaan tambal sulam atau patching, belum sampai rehabilitasi menyeluruh.
“Kalau masih bisa dilalui mungkin ya tidak apa-apa. Tapi yang seperti di Gedang Sari dan jalur Sermo-Klepu di Kulonprogo itu karena ada runtuhan, tentu harus kita prioritaskan,” terangnya.
BACA JUGA : TPID DIY Pastikan Stok Bahan Pokok Sleman Aman Jelang Idul Fitri
BACA JUGA : Cabai Tembus Rp90 Ribu, TPID DIY Pastikan Beras dan Minyak Aman
Beberapa ruas seperti kawasan Monjali hingga ke utara serta segmen Jalan Kaliurang dari Pasar Umbul ke arah utara disebut telah dilakukan perbaikan.
Ditanya soal target penyelesaian sebelum Lebaran, ia menyebut perbaikan prioritas diupayakan rampung minimal H-3 Idul Fitri.
Sementara terkait kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN, Pemda DIY membatasi maksimal 25 persen pegawai. Namun, menurutnya, minat pegawai justru tidak tinggi.
“Kita batasi 25 persen dan itu pun tidak terpenuhi. Banyak yang lebih suka ngantor karena tetap ada target kerja yang harus dilaporkan dan disetujui pimpinan,” imbuhnya.
Ia menjelaskan kebijakan WFA sejatinya untuk mengurai arus mudik agar tidak menumpuk pada waktu bersamaan. Namun hingga kini Pemda DIY belum menerbitkan surat edaran resmi terkait kebijakan tersebut.