Menjelajahi Ragam Ikonik Makanan Khas Terbaik dari Purwokerto

Kamis 19-02-2026,09:35 WIB
Reporter : Tri Diah Aprilia
Editor : Syamsul Falaq

Namanya mungkin terdengar mengancam, namun "bom" di sini merujuk pada ukuran dan sensasi rasa pedasnya. Lumpia Bom memiliki ukuran yang sangat besar, mencapai 25 sentimeter, jauh di atas ukuran lumpia pada umumnya. Isiannya pun sangat beragam, mulai dari campuran sayur, tahu, telur, hingga pilihan protein seperti ayam, udang, dan ati ampela. Disajikan dengan sambal terasi yang sangat pedas, lumpia ini bahkan sering dijadikan sebagai lauk utama untuk dimakan bersama nasi hangat.

Keripik Tempe 

Meskipun keripik tempe bisa ditemukan di banyak tempat, versi Purwokerto memiliki keistimewaan pada irisan tempenya yang sangat tipis dan bumbu rempahnya yang meresap hingga ke dalam serat. Keripik ini digoreng hingga tingkat kekeringan yang sempurna, sehingga tetap renyah dalam waktu lama. Ini adalah oleh-oleh paling praktis karena ringan dibawa dan memiliki masa simpan yang panjang, asalkan Anda bisa menahan diri untuk tidak menghabiskannya dalam sekejap.

BACA JUGA : Menelusuri Jejak Manis di Purwokerto jadi Destinasi Bakery Paling Ikonik dan Bersejarah

BACA JUGA : Destinasi Mie Ayam Paling Ikonik dan Ramah Kantong di Purwokerto Punya Rasa Otentik, Simak Ulasan Selengkapnya

Wajik Kletik 

Wajik kletik menawarkan pengalaman makan yang berbeda dari wajik biasa yang cenderung lembek. Penambahan beras ketan yang diolah sedemikian rupa serta parutan kelapa tua memberikan tekstur kasar yang menimbulkan bunyi "kletik" saat digigit. Paduan gula jawa yang pekat memberikan rasa manis yang kuat namun tidak membosankan. Kudapan ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai tantangan tekstur dalam makanan tradisional.

Jenang Jaket

Nama "Jaket" sebenarnya adalah akronim dari Jenang Asli Ketan. Jenang ini dibuat dengan dedikasi tinggi menggunakan tepung ketan pilihan, santan kelapa yang kental, dan gula merah berkualitas. Ada dua pilihan yang bisa Anda bawa pulang: varian polos atau varian dengan taburan wijen yang menambah aroma harum. Teksturnya yang sangat liat dan rasa manisnya yang pas menjadikan jenang ini sebagai pilihan premium untuk dibagikan kepada rekan kerja atau kerabat.

Klanting

Klanting adalah camilan berbahan dasar singkong yang dibentuk menyerupai anting-anting bulat. Rasanya didominasi oleh gurih alami singkong dengan sedikit sentuhan bawang putih. Camilan ini sangat digemari karena harganya yang sangat terjangkau dan teksturnya yang renyah. Sangat cocok dijadikan teman saat sedang bekerja mengejar deadline atau sekadar teman mengobrol di ruang tamu. Anda juga bisa menambahkan bumbu tabur jika ingin variasi rasa pedas atau jagung bakar.

Mendoan

Daftar ini tidak akan lengkap tanpa Mendoan. Berbeda dengan tempe goreng tepung lainnya, mendoan Purwokerto menggunakan tempe yang dibuat khusus berbentuk lebar dan tipis. Digoreng dengan adonan tepung yang dicampur irisan daun bawang dalam waktu singkat (setengah matang), mendoan memiliki tekstur yang lembab dan lembut. Disantap dengan cocolan kecap pedas, mendoan adalah kuliner yang paling dirindukan oleh siapa pun yang pernah singgah di kota ini. Untuk oleh-oleh, Anda bisa membeli paket tempe mendoan mentah lengkap dengan bumbunya.

BACA JUGA : Destinasi Kuliner Pagi Purwokerto Dari Legenda Hingga Pemandangan Alam, Cek Ulasan Selengkapnya Berikut Ini

BACA JUGA : Daftar Rekomendasi Kedai Ramen Purwokerto Terpopuler dan Ramah Kantong

Menelusuri jejak kuliner di Purwokerto seolah memberikan kita perspektif baru tentang bagaimana sebuah tradisi dapat bertahan dan dicintai melintasi zaman. Ragam oleh-oleh yang telah dipaparkan di atas bukan hanya sekadar benda mati yang dibungkus dalam wadah, melainkan sebuah representasi dari kerja keras dan kreativitas masyarakat lokal dalam memanfaatkan potensi alam. Setiap suapan dari Getuk Goreng hingga Mendoan membawa serta identitas kota yang tenang namun penuh dengan kejutan rasa yang memikat.

Kategori :