Kasus Penganiayaan “Ngopo” Umbulharjo Berakhir Damai, Tapi Tetap Diproses Hukum
Pelaku penganiayaan di Jalan Kerto Umbulharjo Yogyakarta berhasil diamankan polisi usai viral di media sosial, Kamis (2/4/2026), pelaku diduga menendang dan meludahi korban.--dok. Polresta Jogja
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Kasus dugaan penganiayaan yang sempat viral di media sosial di kawasan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, berakhir dengan mediasi damai antara kedua belah pihak. Meski demikian, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Mediasi dilakukan di Polsek Umbulharjo pada Kamis (2/4/2026), mempertemukan pihak korban (pihak I) dan pelaku (pihak II) setelah insiden yang terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 20.45 WIB di Jalan Kerto, Muja Muju.
Dalam kesepakatan tersebut, pelaku mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada korban atas tindakan penganiayaan berupa penendangan dan meludahi.
“Pihak II meminta maaf kepada pihak I atas kesalahpahaman yang mengakibatkan terjadinya penganiayaan tersebut,” bunyi salah satu poin kesepakatan.
BACA JUGA : Polisi Amankan Pelaku “Ngopo” Intimidasi Warga di Umbulharjo Yogyakarta
BACA JUGA : Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Viral “Ngopo-ngopo” di Umbulharjo
Selain itu, pelaku juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya maupun menyimpan dendam di kemudian hari. Korban pun menerima permintaan maaf tersebut, dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara mufakat.
Namun, terdapat poin penting dalam kesepakatan tersebut yang memastikan perkara tidak berhenti pada mediasi.
Kasihumas Polresta Yogyakarta, R. Anton Budi Susila, menegaskan bahwa proses hukum tetap dilanjutkan.
“Betul, poin kelima di kesepakatan ada, untuk proses (hukum) tetap berjalan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Anton menjelaskan, insiden ini bermula dari kesalahpahaman di jalan saat korban menegur pengendara yang melawan arus. Pelaku yang tidak terima kemudian memanggil anaknya, yang diduga menjadi pelaku utama penganiayaan.
BACA JUGA : Penganiayaan Juru Parkir di Gamping, Pelaku Ditangkap Warga dan Polisi
BACA JUGA : Driver Ojek Daring di Banguntapan Dianiaya, Polisi Telusuri Pelaku
“Benar, awal permasalahan dari bapaknya, selanjutnya bapaknya telepon anaknya,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: