Diduga Sudah 8 Jam, Pria 69 Tahun Ditemukan Meninggal di Pasar Hewan Gamping
Seorang pria 69 tahun ditemukan meninggal gantung diri di Pasar Hewan Gamping Sleman, Jumat (3/4/2026), polisi menyebut korban diduga telah meninggal sekitar 8 jam sebelum ditemukan.--dok. Polresta Sleman
SLEMAN, diswayjogja.id - Seorang pria berinisial W (69), warga Sleman, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di area Pasar Hewan Mancasan, Ambarketawang, Gamping, Jumat (3/4/2026).
Kasi Humas Polresta Sleman, Argo Anggoro, mengungkapkan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WIB oleh seorang pelajar yang melintas di lokasi.
“Awalnya saksi melihat seseorang tergantung di pos penjagaan pasar hewan saat melintas. Karena takut, saksi kemudian melaporkan kepada rekannya,” ungkapnya.
Setelah mendapat laporan, dua warga mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian tersebut. Usai memastikan adanya korban, laporan kemudian disampaikan ke Polsek Gamping sekitar pukul 04.30 WIB.
BACA JUGA : Diduga Kelelahan, Polisi Jogja Meninggal Saat Bertugas Pengamanan Lebaran di Pos Tugu
BACA JUGA : Gudang Tani Terbakar Saat Salat Id, Seorang Warga Kulon Progo Meninggal Dunia
Petugas dari Polsek Gamping bersama tim Inafis Polresta Sleman dan tenaga medis dari Puskesmas Gamping I langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali tambang plastik berwarna hijau yang diikatkan pada bagian atap pos jaga.
“Diperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar 8 jam sebelum ditemukan,” jelas Argo.
Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya mengeluhkan sakit perut dan terakhir terlihat sekitar pukul 22.00 WIB.
BACA JUGA : Mobil Parkir Berjam-jam di Prawirotaman Jogja, Sopir Ditemukan Meninggal di Dalamnya
BACA JUGA : Hujan Ekstrem Picu Banjir Lahar Merapi, 3 Meninggal dan 15 Truk Hanyut
Hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut termasuk mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: