BANTUL, diswayjogja.id - Gempa bumi bermagnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (6/2/2026) dini hari.
Guncangan yang terjadi pada pukul 01.06 WIB tersebut menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah serta mengakibatkan 15 warga mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di laut dengan koordinat 8,98 Lintang Selatan dan 111,17 Bujur Timur atau sekitar 89 kilometer selatan Pacitan, Jawa Timur.
Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer dan dirasakan cukup kuat oleh masyarakat Bantul.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Mujahid Amrudin, mengatakan guncangan gempa terasa hampir di seluruh wilayah Bantul dan memicu kepanikan warga, terutama di kawasan permukiman padat dan wilayah selatan.
“Getaran gempa cukup kuat dan membuat sebagian warga keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” katanya, Jumat (6/2/2026).
BACA JUGA : Gempa Bantul 5,5 dan 4,4, BPBD Sebut Kerusakan Hanya Ringan
BACA JUGA : Gempa M4,5 Sesar Opak Guncang Bantul, BPBD Sebut Belum Ada Kerusakan
Hingga laporan pembaruan yang diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bantul pada pukul 09.30 WIB, tercatat sedikitnya 13 titik terdampak akibat gempa tersebut.
Dampak kerusakan meliputi delapan titik rumah warga, dua tempat ibadah, satu fasilitas pemerintah, dua fasilitas pendidikan, serta satu fasilitas kesehatan.
Kerusakan tersebar di sejumlah kapanewon, yakni Banguntapan, Bantul, Imogiri, Jetis, Kasihan, Pajangan, Pleret, Pundong, Sedayu, dan Srandakan. Kapanewon Jetis dan Kasihan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah titik terdampak terbanyak.
Selain menimbulkan kerusakan bangunan, gempa juga mengakibatkan 15 orang mengalami luka-luka.
Para korban telah mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bantul dan sekitarnya.
Rincian rujukan korban luka meliputi tiga orang ke RSU PKU Muhammadiyah Bantul, enam orang ke RSUD Panembahan Senopati, dua orang ke RSUD Saras Adyatma, serta masing-masing satu orang ke RSU Permata Husada, RSU St. Elisabeth, RSU Prambanan, dan Puskesmas Sanden.
BACA JUGA : Gempa Beruntun Guncang Bantul, BPBD Sleman Pantau Dua Sesar Aktif