Penemuan Jenazah Pria 60 Tahun Gegerkan Tayuban Panjatan Kulonprogo
Seorang pria berusia 60 tahun asal Tangerang Selatan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah di Tayuban, Panjatan, Kulonprogo, Jumat (6/2/2026) pagi, Polisi mengungkap kronologi penemuan korban yang diketahui memiliki riwayat penyakit.--dok. Polres KP
KULON PROGO, diswayjogja.id - Seorang pria berinisial S (60), warga Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah rumah di wilayah Tayuban, Panjatan, Kabupaten Kulonprogo, Jumat (6/2/2026).
Kasihumas Polres Kulonprogo IPTU Sarjoko menyampaikan, penemuan korban berawal saat pemilik rumah selaku saksi I melihat lampu rumah masih menyala sekitar pukul 07.30 WIB.
“Saksi kemudian masuk ke dalam rumah dengan maksud mematikan lampu. Namun saat berada di dalam, saksi menemukan korban dalam posisi tidur,” ungkapnya.
Ketika dipanggil berulang kali tidak merespons, lanjut Sarjoko, saksi mendekati korban dan mendapati tubuhnya sudah dalam kondisi kaku.
BACA JUGA : Warga Bantul Dikejutkan Penemuan Mayat Pria di Bantaran Sungai Oya
BACA JUGA : Mayat Lansia Ditemukan di Rumahnya di Pajangan Bantul, Diduga Meninggal karena Sakit
“Saksi I kemudian menghubungi saksi II dan selanjutnya informasi tersebut diteruskan kepada saksi III yang merupakan adik korban,” katanya.
Berdasarkan keterangan saksi I, sekitar 10 hari sebelum kejadian korban sempat meminta izin untuk tinggal sementara di rumah tersebut dan diizinkan.
“Korban diketahui merupakan tetangga saksi I yang telah lama berdomisili di Jakarta dan pulang ke wilayah Pedukuhan Ganggengan,” jelasnya.
Sementara itu, saksi III menerangkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit diabetes, hipertensi, serta maag dan masih rutin mengonsumsi obat-obatan.
BACA JUGA : Truk Traktor Masuk Jurang Usai Tabrak Motor di Lendah Kulon Progo, Dua Orang Luka Berat
BACA JUGA : Terjun ke Tebing 10 Meter, Dua Pemuda Magelang Tewas dalam Kecelakaan di Kulon Progo
Peristiwa penemuan korban meninggal tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: