BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di DIY, Hujan Lebat Diprakirakan 27–29 Januari

Selasa 27-01-2026,11:52 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

YOGYAKARTA, diswayjogja.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengimbau masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, menjelaskan bahwa potensi cuaca ekstrem dipicu oleh adanya belokan angin (shearline) di wilayah Jawa yang menyebabkan pengumpulan massa udara dan mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY.

“Adanya belokan angin (shearline) menyebabkan pengumpulan massa udara di sekitar wilayah Jawa, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah DIY,” kata Warjono saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).

Selain itu, berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, suhu muka laut di Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa terpantau relatif hangat pada kisaran 28 hingga 30 derajat Celsius dengan anomali suhu 0,5 hingga 1 derajat Celsius.

BACA JUGA : Puluhan Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Sleman, Ini Penjelasan BMKG

BACA JUGA : Puncak Musim Hujan Tiba, BMKG Ungkap Curah Hujan Tinggi di DIY Januari 2026

Menurut Warjono, kondisi tersebut diperkuat oleh kelembapan udara yang tinggi di wilayah DIY. Profil vertikal kelembapan udara pada ketinggian 1,0 hingga 3,0 kilometer tercatat mencapai 70 hingga 95 persen, sehingga peluang pertumbuhan awan hujan dinilai signifikan.

BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah DIY pada periode 27 hingga 29 Januari 2026. Pada 27 Januari 2026, potensi hujan sedang diprakirakan terjadi di wilayah Sleman dan Kulon Progo bagian utara.

Kemudian pada 28 Januari 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara.  Sementara pada 29 Januari 2026, potensi hujan sedang diprakirakan masih terjadi di Sleman, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara.

Selain hujan, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang tinggi di perairan selatan DIY yang diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter atau kategori tinggi selama periode tersebut.

BACA JUGA : Angin Kencang Landa DIY, 68 Titik di Sleman Terdampak

BACA JUGA : Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Kota Yogyakarta, Talud Ambrol dan Rumah Tergenang

“Masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang,” tutur Warjono.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas pelayaran dan nelayan.

Kategori :