Malam Takbiran Lebaran 2026 di Yogyakarta, Polisi Batasi Kendaraan dari Luar Kota
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia, Senin (16/3/2026), mengatakaan pihaknya menyiapkan pengamanan malam takbiran Lebaran 2026 dengan menerjunkan sekitar 700 personel, polisi juga menyiapkan penyekatan kendaraan dari luar kota.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Kepolisian menyiapkan pengamanan ketat menjelang malam takbiran Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Yogyakarta.
Sebanyak sekitar 700 personel disiagakan untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib.
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia mengatakan pengamanan malam takbiran merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang telah dimulai sejak 13 Maret 2026.
“Sejak tanggal 13 kita sudah mulai melaksanakan Operasi Ketupat Lebaran. Intinya dari Polresta Yogyakarta siap melaksanakan pengamanan baik itu masyarakat yang mudik maupun yang berlibur di Yogyakarta,” ujar Pandia saat ditemui di kawasan Jalan Cik Di Tiro, Senin (16/3/2026) petang.
BACA JUGA : Bus Pariwisata Dibatasi Masuk Pusat Kota Jogja Saat Lebaran, Arus Kendaraan Dialihkan ke Jalur Pinggir
BACA JUGA : Polisi Antisipasi Parkir “Nuthuk” Saat Lebaran, 5 Pos Pengamanan Disiapkan di Jogja
Dalam pengamanan malam takbiran, kepolisian juga menyiapkan penyekatan kendaraan dari luar kota untuk mencegah kepadatan lalu lintas di dalam Kota Yogyakarta.
Menurut Pandia, kebijakan tersebut dilakukan agar kegiatan takbiran tetap terkendali dan tidak menimbulkan kemacetan.
“Kemungkinan kendaraan dari luar kota akan kita sekat. Kami juga akan berkoordinasi dengan polres tetangga seperti Bantul dan Sleman agar kegiatan malam takbir dilaksanakan di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Selain pengamanan, kepolisian juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam takbiran secara tertib serta menghindari penggunaan petasan atau mercon.
BACA JUGA : Pasar Murah Ramadan di Balai Kota Yogyakarta, Harga Pangan Lebih Murah Rp3.000
BACA JUGA : Arus Mudik Lebaran 2026 di DIY Diperkirakan Membludak 8,2 Juta Orang, Ini Strategi Pengamanannya
Pandia menyebut Pemerintah Kota Yogyakarta sebelumnya telah mengeluarkan edaran yang melarang penggunaan petasan saat perayaan Lebaran.
“Pak Wali Kota juga sudah mengeluarkan edaran bahwa penggunaan mercon atau petasan dilarang. Kami mengimbau masyarakat merayakan kemenangan ini dengan tertib,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: