Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Kota Yogyakarta, Talud Ambrol dan Rumah Tergenang
Hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang melanda Kota Yogyakarta, Sabtu (17/1/2026) sore, BPBD Kota Yogyakarta mencatat sejumlah dampak, dari luapan air yang masuk ke rumah warga di Gedong Tengen dan talud Sungai Buntung di Tegalrejo yang ambrol.--dok. IST
YOGYAKARTA, diswayjogja.id — Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang melanda Kota Yogyakarta pada Sabtu (17/1/2026) sore.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mencatat sejumlah dampak, mulai dari luapan air yang masuk ke rumah warga, talud ambrol, hingga pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, menjelaskan hujan terjadi setelah adanya peringatan dini cuaca dari BMKG DIY pada pukul 16.15 WIB. Potensi hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang diprakirakan berlangsung mulai pukul 16.25 WIB hingga 18.30 WIB.
“Peringatan dini tersebut terbukti berdampak di beberapa wilayah Kota Yogyakarta, namun tidak ada laporan korban jiwa,” kata Nur Hidayat dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).
BACA JUGA : Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Sleman, Puluhan Pohon Tumbang di Pakem dan Cangkringan
BACA JUGA : Awal 2026, Cuaca Ekstrem Sudah Picu Pohon Tumbang di Yogyakarta
Salah satu kejadian tercatat di Jlagran GT 2/194 RT 04 RW 01 Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen. Luapan air masuk ke rumah milik Daryati dan menggenangi ruang utama serta kamar mandi dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter. Tim BPBD melakukan asesmen dan penyedotan air, dan kondisi kini telah terkendali.
Dampak lain terjadi di Bangunrejo RT 57 RW 13, Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo. Talud Sungai Buntung ambrol sepanjang 10 meter dengan lebar 4 meter dan tinggi 3 meter.
Ambrolnya talud turut berdampak pada balai pertemuan warga serta Jembatan Merah yang menghubungkan Kampung Bangunrejo dan Kampung Pingit. Hingga kini, kondisi talud belum terkondisi dan membutuhkan perbaikan serta koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait.
Selain itu, pohon cersen atau talok setinggi sekitar tujuh meter dengan diameter 40 sentimeter tumbang di Jalan Kusbini Nomor 67, Kelurahan Demangan, Kemantren Gondokusuman.
BACA JUGA : Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Sleman, Belasan Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Tutup Jalan
BACA JUGA : DIY Masih Diguyur Hujan, Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Berbagai Wilayah
Pohon tumbang sempat mengganggu akses jalan, namun telah ditangani melalui pemotongan oleh tim gabungan dan kini kondisi sudah terkondisi.
Penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur, antara lain TRC BPBD Kota Yogyakarta, MPP Gedongtengen dan Tegalrejo, TNI-Polri, Linmas, Kelompok Tangguh Bencana (KTB), relawan, serta warga setempat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: