Ia menjelaskan, sumber data kemiskinan berasal dari tiga basis utama yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan Data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).
Ketiganya digabung dalam satu sistem jaringan bernama Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Dengan sistem ini, perhatian kami tidak hanya pada kemiskinan ekstrem, tetapi juga pada tingkat kemiskinan secara bertahap,” ucapnya.
Setiap tingkat kemiskinan dikategorikan dari 1 hingga 10, di mana kategori 1 menunjukkan kelompok yang paling miskin.
Sistem berbasis data ini kini menjadi standar dalam penyaluran semua program bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
BACA JUGA : Bantul Pacu Pertanian, Target Luas Tanam 35 Ribu Hektare
BACA JUGA : Konsumsi Beras Bantul Terus Turun, Umbi-umbian Mulai Menggeser Nasi
“Semua program bantuan kami rancang menggunakan desain berbasis data agar tepat sasaran dan manfaatnya maksimal,” tuturnya.