BACA JUGA : Bantul Salurkan 201 Alsintan, Produktivitas Pertanian Tembus 199 Ribu Ton GKG
Selain itu, pemerintah daerah juga memperhatikan bakat dan potensi masyarakat, seperti usaha kecil, dagang, atau kerajinan tangan.
“Mereka yang memiliki kemampuan ini sebaiknya diberikan insentif atau bantuan agar bisa memaksimalkan potensi usahanya,” ujarnya.
Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan agar tetap efisien.
“Kalau usaha yang dijalankan cukup besar, tentu skema bantuan juga lebih besar. Tapi jika semuanya dibantu sekaligus, tentu akan membebani keuangan negara,” jelasnya.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan efek jangka panjang, di mana masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kapasitas untuk meningkatkan kualitas hidupnya sendiri melalui usaha produktif.
Skema bantuan tepat sasaran ini menjadi bukti keseriusan Bantul dalam menyeimbangkan tanggung jawab sosial dengan keberlanjutan keuangan daerah.