Nataru Sleman Diserbu 833 Ribu Wisatawan, Uang Berputar Rp362 Miliar

Kamis 08-01-2026,16:47 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

Pola ini sejalan dengan perubahan preferensi wisatawan yang mengutamakan ruang terbuka dan pengalaman berbasis alam.

Dari sisi ekonomi, rata-rata belanja wisatawan tercatat Rp853.510, berada dalam rentang target Rp750.000–Rp1.000.000. 

Pengeluaran terbesar terserap pada akomodasi (30,45 persen), kuliner (24,75 persen), dan oleh-oleh (15,23 persen). 

Dengan durasi tinggal rata-rata 1,53 hari, total perputaran uang selama Nataru mencapai Rp362,79 miliar.

BACA JUGA : UNISA Yogyakarta Catat Sejarah, Mahasiswa Asing Ghana Bergabung dengan IMM

BACA JUGA : Menilik Destinasi Pesona Lampung Sebagai Wisata Favorit yang Menjadi Tren, Cek Info Selengkapnya

“Pergerakan uang ini tidak hanya terasa di hotel dan restoran, tetapi juga ke pelaku UMKM, jasa transportasi, hingga pengelola destinasi lokal,” ucapnya. 

Lonjakan kunjungan juga tercermin pada sektor perhotelan. Tingkat keterisian hotel selama periode 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 72,5 persen, melampaui target awal 45–65 persen. 

Capaian ini menjadi indikator kuat pemulihan pariwisata sekaligus tantangan baru dalam pengelolaan kepadatan dan pemerataan kunjungan.

Ke depan, Dinas Pariwisata Sleman menilai evaluasi berbasis data menjadi kunci agar ledakan wisatawan tidak hanya berhenti pada angka kunjungan, tetapi juga berkelanjutan dan merata bagi ekonomi lokal.

Kategori :