SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kalurahan Girikerto, Kecamatan Turi, Sleman, resmi meluncurkan taman ketahanan pangan Semar Ndalil, Jumat (2/1/2026).
Soft launching ini dihadiri Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta pejabat Pemkab dan pihak terkait.
Endang Setyomurni, Koordinator Lapangan Taman Ketahanan Pangan Semar Ndalil, menjelaskan taman ini merupakan upaya terpadu sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan.
“Pengembangan Semar Ndalil bukan sekadar tempat bercocok tanam, tetapi juga dirancang sebagai wisata edukasi yang bisa dinikmati masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pengelolaan taman dilakukan melalui sinergi antara Pemerintah Kalurahan Girikerto dengan Gapoktan, KWT, dan pelaku UMKM setempat.
BACA JUGA : Polresta Sleman Selidiki Keributan Parkir Condongcatur
BACA JUGA : Magnet Tradisi dari Beji Sleman, Rahasia 17 Lipatan dan Filosofi Blangkon
“Kolaborasi ini memastikan setiap aspek, dari produksi hingga edukasi, berjalan berkesinambungan dan memberi manfaat bagi warga,” ucapnya.
Selain sebagai sumber pangan lokal, taman ini juga menjadi sarana belajar yang dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya ketahanan pangan.
“Kami berharap Semar Ndalil bisa menjadi model pengembangan ketahanan pangan berbasis desa yang bisa direplikasi di wilayah lain,” tuturnya.
Lurah Girikerto, Sudibya, menjelaskan, konsep taman ini merupakan tindak lanjut dari masterplan kalurahan berdasarkan musyawarah bersama.
“Kami musyawarah dengan seluruh elemen masyarakat Girikerto, muncul pemikiran, kita kembangkan taman yang ada di Girikerto menjadi taman ketahanan pangan yang kita soft launching pagi ini,” ujarnya.
BACA JUGA : Dishub Sleman Terapkan Pengawasan Ketat Bus Wisata Sekolah, Liburan Aman dengan Data Real-Time
BACA JUGA : Jeep Wisata Sleman Kini Pakai Stiker Warna, Liburan Lebih Aman
Anggaran sebesar Rp 250 juta dialokasikan khusus untuk pengembangan taman ini.