Malam Tahun Baru 2026, Volume Sampah di Kota Yogyakarta Tembus 30 Ton

Jumat 02-01-2026,08:25 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

YOGYAKARTA, diswayjogja.id – Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kota Yogyakarta berdampak pada meningkatnya volume sampah di sejumlah titik keramaian. 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta mencatat, sebanyak 30 ton sampah dihasilkan khusus pada malam pergantian tahun 2025 menuju 2026.

Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, mengatakan puluhan ton sampah tersebut berasal dari pusat-pusat keramaian serta kawasan permukiman di seluruh wilayah Kota Yogyakarta.

“Untuk malam pergantian tahun saja, sampah yang dihasilkan sekitar 30 ton. Sampah ini kami bersihkan dari berbagai titik keramaian dan seluruh wilayah kota,” ujar Rajwan saat dihubungi, Kamis (1/1/2026).

BACA JUGA : Ratusan Petugas Diterjunkan, Pemkot Yogyakarta Targetkan Kota Bersih Usai Malam Tahun Baru

BACA JUGA : Larangan Sampah Organik ke Depo Berlaku 1 Januari 2026, Pemkot Yogyakarta Siapkan Sistem Baru

Untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga, DLH Kota Yogyakarta menerjunkan 175 personel kebersihan, didukung 20 unit truk pengangkut sampah dan 40 kendaraan roda tiga. Seluruh personel disiagakan sejak malam hingga dini hari untuk membersihkan sisa-sisa perayaan Tahun Baru.

Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian dibawa ke sejumlah Unit Pengolahan Sampah (UPS) milik Kota Yogyakarta, yakni Kranon, Nitikan, dan Sitimulyo. Di lokasi tersebut, sampah langsung dipilah oleh petugas sesuai jenisnya.

“Petugas sudah memilah sampah menjadi organik basah, organik kering, anorganik, dan residu,” jelas Rajwan.

Diberitakan sebelumnya, DLH Kota Yogyakarta telah menyiapkan pola pengamanan dan pembersihan sampah sejak malam pergantian tahun. Petugas kebersihan mulai bersiaga di delapan titik strategis sejak pukul 22.00 WIB pada Rabu(31/12/2025).

BACA JUGA : Kelola Sampah Organik dengan Maggot, Warga Cokrodiningratan Raup Tabungan

BACA JUGA : Cegah Overload Sampah Nataru, Pemkot Yogya Siagakan 45 Truk dan Depo Cadangan

“Sejak malam pasukan orange sudah stand by. Dini hari langsung bergerak membersihkan sampah di seluruh Kota Yogyakarta agar sebelum pagi kondisi kota sudah bersih kembali,” terangnya.

Rajwan juga mengungkapkan, selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), volume sampah harian di Kota Yogyakarta mengalami peningkatan signifikan. Sejak 22 Desember 2025, rata-rata sampah yang dihasilkan mencapai sekitar 400 ton per hari.

Sebanyak 14 depo sampah di Kota Yogyakarta disiagakan untuk menampung lonjakan volume sampah selama libur Nataru. Selain itu, DLH memaksimalkan operasional unit pengolahan sampah di Nitikan, Kranon, Karangmiri, dan Sitimulyo.

Kategori :