Secara regional, pergerakan wisatawan di DIY selama Nataru menunjukkan tren positif, dengan Sleman berkontribusi signifikan terhadap capaian ini.
Dinas Pariwisata menilai angka kunjungan tinggi ini menjadi indikator kuat pemulihan dan daya saing sektor pariwisata, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat promosi dan kualitas destinasi.
“Kami ingin Sleman tetap menjadi magnet wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk UMKM, jasa transportasi, dan pengelola destinasi wisata,” tambahnya.
Data ini menegaskan bahwa Sleman bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga pusat ekonomi kreatif yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk mendukung kesejahteraan masyarakat lokal.