Dalam peninjauan tersebut, Hasto Wardoyo juga mengecek kelengkapan alat kesehatan yang tersedia di pos terpadu. Sejumlah alat kesehatan seperti alat pacu jantung dan tensi meter diperiksa secara langsung dan dipastikan dalam kondisi baik serta siap digunakan apabila dibutuhkan.
BACA JUGA : Libur Nataru Padat, Kusir Andong Malioboro Hadapi Macet dan Penurunan Omzet
BACA JUGA : Wisatawan Padati Malioboro Lebih dari 1,2 Juta Selama Libur Nataru
Selain layanan kesehatan, pos terpadu Nataru juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, di antaranya ruang laktasi bagi ibu menyusui, tempat bermain anak, serta layanan penitipan tas. Fasilitas penitipan tas ini disediakan untuk membantu wisatawan, khususnya backpacker, agar dapat menikmati kawasan Malioboro dengan lebih nyaman tanpa harus membawa barang bawaan yang berat.
“Kami ingin memastikan wisatawan merasa aman, nyaman, dan dilayani dengan baik selama berada di Yogyakarta,” tambah Hasto.
Hasto juga mengimbau seluruh wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta untuk ikut menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bersama. Dia menegaskan, kenyamanan berwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas, tetapi juga membutuhkan peran aktif dari para pengunjung.
“Silakan menikmati liburan di Yogyakarta, tapi mari kita jaga bersama keamanan dan kenyamanan kota ini,” pungkasnya.