BACA JUGA : Rekomendasi Destinasi Romantis Paling Estetik dalam Kabut di Jawa Barat, Berikut Informasi Selengkapnya
BACA JUGA : Rekomendasi Destinasi Edukasi dan Rekreasi Satwa Terbaik di Jawa Barat
Arsitektur Bambu
Bukan hanya lidah yang dimanjakan, namun mata dan perasaan pengunjung juga akan dibawa kembali ke suasana pedesaan Sunda zaman dulu. Konsep bangunan rumah makan ini sengaja dirancang dengan menggunakan material bambu secara dominan. Mulai dari struktur atap yang menggunakan anyaman bambu hingga dinding yang terbuat dari bilik, semuanya dirancang untuk menciptakan atmosfer yang hangat, akrab, dan tenang.
Konsep arsitektur ini bertujuan memberikan pengalaman "healing" bagi wisatawan yang lelah dengan hiruk-pikuk kota. Dengan duduk di dalam bangunan bambu sambil menikmati udara sejuk Lembang, momen bersantap menjadi jauh lebih bermakna. Ini adalah upaya pihak manajemen untuk melestarikan kearifan lokal dalam bentuk bangunan fisik yang ramah lingkungan.
Variasi Menu dan Harga Paket yang Ramah Keluarga
Untuk melengkapi hidangan ayam bakakak, tersedia berbagai pilihan menu pendamping yang tak kalah menggugah selera. Pengunjung dapat memesan nasi liwet yang dimasak dadakan untuk menjamin kesegarannya. Nasi liwet tersebut hadir dengan berbagai topping seperti pete yang renyah, ikan asin yang gurih, atau teri Medan yang menambah tekstur. Selain itu, menu tradisional seperti karedok, gurame cobek, tumis pakis, hingga olahan ikan nila juga tersedia untuk memberikan variasi rasa.
Mengenai harga, Warung Bakakak Sampurasun Nusasari menawarkan paket hemat yang sangat cocok untuk rombongan. Sebuah paket lengkap yang dirancang untuk dinikmati oleh empat orang hanya dibanderol di kisaran harga Rp200.000 hingga Rp250.000 saja. Jika dibandingkan dengan harga rata-rata restoran di kawasan wisata internasional seperti Lembang, angka tersebut tergolong sangat murah, terutama jika melihat porsinya yang melimpah dan kualitas ayam kampung organiknya.
Menjaga Warisan Sejak Tahun 1994
Meskipun baru buka di Lembang, resep yang digunakan bukanlah hasil eksperimen baru. Sandi mengungkapkan bahwa racikan bumbu rahasia ini adalah warisan turun-temurun dari keluarganya yang sudah dimulai sejak tahun 1994 di Parantina Nusasari, Subang. Sudah tiga dekade resep ini dijaga ketat agar tidak berubah sedikit pun. Komitmen untuk mempertahankan nilai-nilai dari "induk" resep aslinya adalah alasan mengapa Bakakak Sampurasun tetap dicintai oleh pelanggan setianya lintas generasi.
BACA JUGA : Permata Pegunungan dengan Pemandangan Paling Estetik di Jawa Barat, Berikut Informasi Lengkapnya
BACA JUGA : Rekomendasi Destinasi Wisata di Sumedang, Bisa Jadi Pilihan Liburan Menyenangkan dan Berkesan di Jawa Barat
Kehadiran Warung Bakakak Sampurasun Nusasari di Lembang tidak hanya menambah daftar pilihan tempat makan, tetapi juga memperkaya khazanah wisata kuliner Jawa Barat yang menjunjung tinggi keaslian tradisi. Dengan mengandalkan bahan baku ayam kampung organik serta teknik memasak yang masih menggunakan arang kayu, restoran ini memberikan standar baru dalam penyajian hidangan Nusantara yang berkualitas. Keseriusan manajemen dalam mempertahankan resep warisan tahun 1994 menunjukkan bahwa kualitas rasa yang konsisten adalah kunci utama untuk bertahan dan terus berkembang di tengah modernisasi industri makanan.