Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas apa pun di kawasan potensi bahaya, mewaspadai kemungkinan lahar dan awan panas guguran terutama saat hujan, serta mengantisipasi gangguan abu vulkanik.
BACA JUGA : Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Pagi Ini, Jarak Luncur Capai 1,5 Km
BACA JUGA : Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran 143 Detik, Ini Penjelasan BPPTKG
"BPPTKG menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif dan meninjau ulang status aktivitas apabila terjadi perubahan signifikan," tutupnya.