Kisah Bocah SD Boyolali yang Koma, Diduga Jadi Korban Bullying di Sekolah

Minggu 02-11-2025,16:29 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

SLEMAN, diswayjogja.id - Bau antiseptik memenuhi udara di kamar pasien RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. 

Di balik pintu bertuliskan Ruangan Alaya, seorang bocah berusia 10 tahun terbaring lemah. Setelah sebelumnya dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU), 

Tubuh mungilnya dikelilingi alat bantu napas. Ia adalah ANC, siswa kelas IV SD di Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, yang kini koma setelah diduga menjadi korban perundungan atau bullying di sekolahnya.

Sebelum kejadian, ANC berangkat ke sekolah dalam kondisi sehat.  Menurut sang ibu, Nurul, anaknya sempat enggan pergi karena sering diejek teman-temannya. 

“Dia sempat enggan berangkat, katanya teman-teman suka mengolok. Tapi kami pikir itu cuma bercanda anak-anak,” katanya, Minggu (2/11/2025).

BACA JUGA : Beragam Pilihan Kuliner Dekat Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta, Solusi Kenyang Saat Dibutuhkan

BACA JUGA : RSUP Dr. Sardjito Lakukan Operasi Endoskopi Tumor Otak ke-50, Teknologi Bedah Saraf Minim Invasif

Sekitar pukul 09.30 WIB, Nurul mendapat kabar bahwa anaknya sakit. Di tengah perjalanan ke sekolah, ia menerima pesan lain yang membuat lututnya lemas, sang anak sudah tidak sadarkan diri. 

Pihak sekolah kemudian membawa ANC ke RS As Syifa Sambi. Karena kondisinya memburuk, korban dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Setibanya di Sardjito, tim medis melakukan CT scan. Hasilnya menunjukkan pembengkakan otak menyeluruh dan pendarahan di bagian kiri kepala akibat benturan benda tumpul. 

“Hanya satu malam di rumah sakit sebelumnya, lalu langsung dibawa ke sini,” tuturnya.

Dokter menyatakan hasil pemeriksaan mengarah pada dugaan kekerasan fisik.  Namun, kronologi kejadian masih dalam penyelidikan. Hingga kini, ANC belum sadar dan masih dirawat intensif di ruang PICU.

BACA JUGA : Seluruh Korban Kerusuhan Dipulangkan, RSUP Dr. Sardjito Koordinasikan Pembiayaan dengan Pemda Sleman

BACA JUGA : Kompolnas Kunjungi RSUP Dr. Sardjito, 6 Orang Pasien Masih Dirawat Termasuk Polisi Imbas Kericuhan

Ia menggambarkan anaknya sebagai sosok ceria dan penurut. 

Kategori :