Dari Pesantren ke Dunia Digital, 990 Santri Sleman Meriahkan Hari Santri 2025

Rabu 22-10-2025,15:10 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

SLEMAN, diswayjogja.id - Udara di Lapangan Pemda Sleman dipenuhi semangat yang berbeda. Ratusan santri berbaris rapi dengan sarung dan peci, sementara lantunan shalawat menggema di seluruh penjuru lapangan. 

Hari ini, sebanyak 990 santri dari 33 pondok pesantren se-Kabupaten Sleman berkumpul untuk memperingati Hari Santri Nasional 2025, Rabu (22/10/2025). 

Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, selaku inspektur upacara. 

Turut hadir Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, jajaran Forkompimda, serta para pimpinan perangkat daerah Kabupaten Sleman.

Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat juang para santri dan ulama yang dahulu ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Peringatan Hari Santri ini merupakan momentum penting untuk mengenang dan meneladani perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

BACA JUGA : Peringati Hari Santri 2025, Ribuan Santri di Yogyakarta Bakal Padati Balai Kota

BACA JUGA : Transformasi Santri di SR 19 Bantul, Budaya Kebersihan Jadi Kunci Karakter Positif

Menurutnya, semangat santri yang dulu berjuang melawan penjajah tetap relevan di masa kini. Bedanya, tantangan saat ini tidak lagi berupa peperangan fisik, tetapi menghadapi derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial yang cepat.

“Dulu para santri berjuang melawan penjajah, tetapi saat ini santri harus mampu menaklukkan tantangan zaman,” lanjutnya dengan tegas.

Menurutnya, tantangan yang dimaksud menuntut santri untuk tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga menguasai pengetahuan umum dan teknologi digital agar mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

"Saya berharap para santri di Kabupaten Sleman terus meningkatkan kualitas diri, memperdalam ilmu agama sekaligus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” tegasnya.

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Sleman kali ini mengusung tema 'Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia'. 

Melalui tema tersebut, ia mengajak seluruh santri menjadi agen perubahan sosial (agent of change) yang membawa semangat perdamaian, inovasi, dan kemajuan bangsa.

BACA JUGA : Meriahkan Harlah ke 29, Ribuan Santri Ponpes Al Hasaniyyah Kedawon Gelar Dzikir Kebangsaan Doakan NKRI Damai

Kategori :