5 Oleh-oleh Manis Khas Padang dengan Rasa Memikat, Cek Lengkapnya Disini

Sabtu 27-09-2025,15:25 WIB
Reporter : Yuni Khaerunisa
Editor : Syamsul Falaq

Dadiah merupakan yogurt tradisional khas Minangkabau yang menawarkan petualangan rasa tak biasa bagi pecinta oleh-oleh unik.

Dadiah terbuat dari susu kerbau murni yang difermentasi secara alami dalam ruas bambu selama 2-3 hari. Nantinya, dadiah mengkristal menjadi krim padat beraroma asam segar dan tekstur lembut panna cotta. 

Adapun keistimewaan dari dadiah ini terletak pada penyajiannya yakn disajikan bersama ampiang (emping beras ketan renyah), siraman gula aren cair, dan taburan kelapa parut.

BACA JUGA : Mari Cari Ragam Pilihan Kuliner Sekitar Stasiun Tugu Jogja, Rasanya Terkenal Lezat Cocok Dinikmati Bersama

BACA JUGA : 8 Kuliner Khas Ambon Paling Terkenal Bikin Menggoyang Lidah, Jelajahi Cita Rasa Terlezat dan Menggoda Selera

Perpaduan sensasi asam, manis, gurih, dan renyah ini menciptakan cita rasa yang memikat. Dadiah dikemas dalam wadah bambu tradisional, menjaga keaslian sekaligus memperkuat kesan autentik.

3. Bareh Randang

Bareh randang terbuat dari beras ketan yang disangrai sampai harum. Kemudian, diolah dengan santan kental dan gula aren cair sampai membentuk gumpalan bertekstur kasar tapi lembut saat digigit.

Untuk perpaduan rasanya manis, gurih, dan legit. Biasanya, kudapan ini disantap bersama kopi atau teh.

Bareh randang cocok dijadikan sebagai hadiah atau oleh-oleh manis dengan harga terjangkau dan pastinya rasanya disukai oleh semua kalangan.

BACA JUGA : 8 Makanan Khas Kendari Terkenal Dengan Cita Rasa Bintang Lima, Dijamin Menggugah Selera Unik dan Nikmat

BACA JUGA : Wajib Coba! 8 Kuliner Khas Pandeglang Legendaris Terkenal Enak, Paling Favorit Banyak Diburu Wisatawan

4. Pinyaram

Pinyaram mencuri perhatian sebagai oleh-oleh ikonis Padang yang memiliki bentuk unik yang mengembang seperti payung dan pinggiran renyah bak renda emas.

Kue satu ini sekilas mirip kue cucur, terbuat dari racikan tepung beras hitam atau putih, gula aren cair dan santan kental.

Kemudian digoreng dengan teknik khusus manyiram (menuang minyak panas berulang) sampai membentuk tekstur garing di luar dan kenyal di tengah. 

Kategori :