Sementara Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha, mengatakan bahwa pada tahun 2024, Kementerian Kebudayaan memberikan penghargaan pada Provinsi DIY dalam Anugerah Kebudayaan.
BACA JUGA : Pemkot Yogyakarta Terima Rapor Kinerja Keuangan dan Fisik, Hasto Sebut Keep On The Track
BACA JUGA : Pemkot Yogyakarta Targetkan Proyek Pengolah Sampah Jadi Listrik Mulai Produksi 2027
Giring menuturkan bahwa DIY menjadi bukti nyata pemajuan budaya mendapat ruang yang penting, termasuk melalui peraturan daerah dan anggaran yang besar.
“Provinsi, kabupaten, atau kota, yang menerapkan kedua hal tersebut, dijamin wisatanya naik, ekonomi kreatifnya naik, dan warganya bahagia,” terangnya.
Giring sadar bahwa pemajuan kebudayaan tidak bisa terlihat secara langsung, seperti halnya pembangunan infrastruktur. Namun saat berbicara tentang kebudayaan, maka itu bagian dari investasi membangun peradaban yang harapannya bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakatnya.
JKPI menjadi ruang yang tepat untuk semakin menggelorakan pemajuan kebudayaan di seluruh daerah di Indonesia.
BACA JUGA : Dukung Sumbu Filosofi Yogyakarta, Pemkot Yogyakarta Mulai Normalisasi Sungai Agustus 2025
BACA JUGA : Cegah Harga Jual Tinggi, Pemkot Yogyakarta Hadirkan Warung Mrantasi di Pasar Sentul dan Prawirotaman
"Kami dari Kementerian Kebudayaan siap berkolaborasi, mendampingi dalam penambahan anggaran serta peraturan untuk pemajuan kebudayaan," tandasnya.
Masyarakat umum bisa menikmati seluruh rangkaian PMI, mulai dari pentas budaya (seni tradisional), kolaborasi wayang dan Pameran Warisan Budaya Takbenda (WBTb), Gladhen Wayang dan Karawitan Rumaket (latihan bersama wayang dan karawitan), Warung Kota, kuliner tradisional Jogja, serta booth delegasi JKPI.
Diketahui, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-11 Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) digelar di Kota Yogyakarta, pada 5 - 9 Agustus 2025.
Rakernas ke-11 JKPI bakal diikuti oleh 75 pemerintah kota dan kabupaten dari berbagai penjuru nusantara, yang diperkirakan dihadiri oleh 4.500 peserta.
BACA JUGA : 7 Orang Meninggal Akibat Leptospirosis, Hasto Siagakan Kedaruratan dalam Pelayanan Kota Yogyakarta
BACA JUGA : Cegah Parkir 'Nuthuk', Wali Kota Hasto Percepat Tambah Lokasi Bayar Parkir Lewat QRIS
Sejumlah kegiatan festival seni dan budaya dihadirkan di sejumlah titik lokasi Kota Yogyakarta, pada pekan awal Agustus 2025, termasuk diantaranya di Taman Budaya Embung Giwangan dan kawasan Malioboro Yogyakarta.