Tips Penggunaan Merek AC Terbaik Dengan Benar, Efektif, dan Awet Tahan Lama Pastinya Cek Disini

Sabtu 11-05-2024,02:15 WIB
Reporter : Amsya Sabrina
Editor : Syamsul Falaq

4. Saat Udara Lembab, Gunakan Mode Dry Pada Remote

Di Indonesia, terdapat dua musim utama, yakni musim hujan dan musim kemarau. Saat musim hujan tiba, udara cenderung menjadi lembap. Oleh karena itu, bagi pengguna AC, disarankan untuk tidak menggunakan mode pendingin (cool).

Sebagai gantinya, ubahlah pengaturan remote AC menjadi mode kering (dry). Mode ini akan membantu menjaga kelembapan udara di dalam ruangan dan tetap menjaga suhu ruangan agar tetap sejuk.

Ketika udara telah kembali stabil, mode kering pada AC akan otomatis beralih menjadi mode sirkulasi udara dingin yang tidak memerlukan banyak daya listrik.

5. Rutin Service AC

Perawatan rutin baik pada bagian indoor maupun outdoor AC sangat penting, karena tanpa perawatan tersebut, debu dan kotoran yang menempel pada komponen AC dapat menyebabkan peningkatan beban kerja.

Hal ini dapat menyebabkan kompresor menjadi lebih panas dan memerlukan daya listrik yang lebih tinggi untuk menjaga suhu ruangan tetap dingin.

BACA JUGA : Simak 5 Rekomendasi Merk AC Terbaik dari Panasonic, Sering Menjadi Incaran Konsumen

Pada kondisi AC yang dinyalakan selama 24 jam, seperti di kost atau tempat usaha, disarankan untuk melakukan servis rutin setiap bulan. Namun, untuk AC yang digunakan di rumah, servis rutin biasanya cukup dilakukan setiap tiga bulan sekali.

6. Bersihkan Ruangan Secara Rutin

Selain mencuci AC secara rutin untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel, penting juga untuk membersihkan ruangan secara berkala. Ruangan yang berdebu dapat memengaruhi kebersihan filter AC, yang pada gilirannya dapat menyebabkan filter menjadi lebih cepat kotor dan mempengaruhi kinerja kompresor.

Oleh karena itu, disarankan untuk lebih rajin membersihkan debu yang menempel di atas lemari dan dinding.

7. Pastikan Menggunakan PK AC yang sesuai

PK merupakan singkatan dari Paard Kracht yang berasal dari bahasa Belanda yang berarti daya kuda. Dalam konteks AC, PK mengacu pada daya yang diperlukan oleh AC untuk mendinginkan sebuah ruangan. Semakin besar nilai PK-nya, semakin besar pula daya yang dibutuhkan.

BACA JUGA : Spesifikasi 5 Merk AC Terbaik Panasonic Split untuk Rumah, Opsi Terbaik Pendingin Udara Nggak Berisik

Jika nilai PK terlalu kecil, kompresor akan bekerja terlalu berat, yang mengakibatkan penggunaan listrik yang boros. Sebaliknya, jika nilai PK terlalu besar, kompresor juga akan terlalu besar, yang dapat mengakibatkan penggunaan listrik yang tidak efisien.

Kategori :