5 Daya Tarik Pulau Onrust, Lokasi Film Kutukan Peti Mati

Selasa 25-07-2023,15:40 WIB
Reporter : Penta Daniel Pratama
Editor : Penta Daniel Pratama

Pada tahun 2002 pulau ini dijadikan UPT Taman Arkeologi Onrust bersama dengan pulau kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Bidadari. Kemudian masuk dalam Unit Pengelola (UP) Museum Kebaharian Jakarta pada tahun 2015 bersama dengan Situs Marunda dan Museum Bahari.

2. Menara Keker

Wisatawan yang datang ke pulau ini wajib berkunjung ke menara yang dahulu dijadikan pos jaga yang bernama Menara Keker. Menara ini terletak di depan sangat dekat dengan dermaga dan tidak terlalu tinggi.

Menara yang dibangun pada abad ke-20 dapat digunakan wisatawan untuk melihat panorama laut disertai kapal-kapal yang berada di kawasan wisata ini. Lokasi ini juga menjadi spot utama untuk berswafoto ketika berkunjung ke Onrust.

3. Museum Plaza

Museum yang sudah ada sejak tahun 1939 berbentuk seperti rumah dan masih dipakai untuk menyimpan barang-barang bersejarah yang telah dibingkai. Tempat ini menjadi rumah dokter yang digunakan untuk mengecek kesehatan para calon haji.

Tidak jauh dari Museum Plaza dengan jarak kurang lebih 30 meter hingga 50 meter terdapat puing puing bangunan bekas rumah sakit.

4. Museum Taman Arkeologi Onrust

Wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam mengenai sejarah pulau Onrust dapat berkunjung Museum Taman Arkeologi Onrust. Di tempat itu, tersimpan banyak rekam jejak sejarah pada masa kolonial Belanda. Selain itu, disini juga terdapat miniatur Pulau Onrust.

5. Pemakaman Bersejarah

Bagi yang suka wisata horor, pulau ini bisa jadi destinasi yang tepat. Pasalnya disini terdapat kompleks pemakaman bersejarah yang bisa membuat bulu kuduk merinding. Terdapat tembok hitam yang tidak terpelihara mengelilingi kawasan pemakaman ini dengan ketinggian kurang lebih 1 hingga 2 meter. Di pemakaman tersebut terdapat makam yang terkenal, yaitu makam Maria van de Velde dan makam penguasa Onrust, yaitu Cornellis Vogel yang dimakamkan pada tahun 1738. Selain itu terdapat makam Kartosuwiryo yang telah dieksekusi pada masa Soekarno. Di setiap nisan di pemakaman Belanda ini sering ditemukan puisi dalam bahasa Belanda.

 

Kategori :