DISWAYJOGJA.ID - Pergantian musim dari kemarau ke penghujan atau biasa dikenal seringkali membuat tubuh jadi rentan terkena penyakit. Salah satu yang cukup sering dikeluhkan oleh orang Indonesia adalah masuk angin.
Menurut medis, masuk angin tidak termasuk suatu penyakit. Istilah ini sering digunakan orang Indonesia, untuk menyebut sekumpulan gejala atau keluhan, seperti pilek, sakit kepala, demam, meriang, mual, dan perut kembung. Meski begitu, sebaiknya masuk angin juga perlu mendapatkan perawatan karena bisa berbahaya jika dibiarkan. Bila dilihat dari gejalanya, masuk angin mirip seperti batuk pilek, yang disebabkan oleh infeksi virus. Gejalanya bisa berupa: hidung berair atau tersumbat, batuk, sakit tenggorokan, bersin-bersin, mata gatal atau berair hingga demam. Gejala masuk angin umumnya terjadi saat daya tahan tubuh menurun, sehingga infeksi virus atau bakteri lebih mudah menyerang. Kadangkala gejala masuk angin juga bisa diiringi gangguan pencernaan seperti mual dan perut kembung. Berikut 7 obat tradisional yang bisa kita coba untuk mengatasi masuk angin mengutip pada alodokter & detik.com : 1. Jahe Bumbu dapur yang satu ini dipercaya sejak dulu dapat mengatasi mual, muntah, meriang, batuk, atau sakit tenggorokan ketika masuk angin. Kandungan di dalam jahe seperti serat, asam folat, zat besi, kalium, vitamin B3, vitamin B6, vitamin C, vitamin B2, magnesium, fosfor, dan zinc sangat baik untuk kesehatan. Caranya cukup rebus air dan jahe yang sudah digeprek, lalu sajikan selagi hangat. 2. Madu Madu dinilai mengandung anti bakteri dan anti radang yang baik untuk meredakan masuk angin. Beberapa penelitian menyatakan bahwa madu bisa mengurangi rasa sakit tenggorokan dan batuk yang umumnya dialami saat masuk angin. Kita dapat mencampur madu dengan teh hangat, air rebusan jahe, atau minuman baik yang lain. Selain itu, madu juga bisa langsung dikonsumsi dengan takaran sendok tanpa dicampurkan apa-apa. 3. Lemon Sebuah penelitian dalam jurnal Nutrients menyatakan, vitamin C dalam lemon berkontribusi dalam mempertahankan kekebalan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit. Kandungan asam didalamnya berfungsi membentuk senyawa bikarbonat yang membantu meredakan rasa mual. Kita dapat menyeduh beberapa irisan lemon, dan menyeduhnya dengan air panas. Lalu meminumnya selagi masih hangat. 4. Air Putih Sekalipun dalam keadaan daya tahan tubuh menurun, kita harus tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan cukup agar tidak dehidrasi. Selain itu, air putih punya banyak manfaat untuk tubuh yang salah satunya yakni sebagai obat alami masuk angin, flu, dan batuk. Pastikan untuk minum air putih minimal 8 gelas per hari. Kuman dan bakteri yang ada didalam tubuh dapat keluar bersama urine yang dihasilkan tubuh. 5. Kencur Salah satu obat tradisional masuk angin selanjutnya ialah kencur. Kencur dipercaya efektif dalam mengobati perut kembung. Menurut sebuah penelitian dalam International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, ekstrak kencur memiliki kandungan zat sitotoksik dan antibakteri yang mampu meredakan diare akibat masuk angin. Bila tertarik mengonsumsinya, kita bisa memarut 2 buah kencur, lalu seduh dengan garam secukupnya dan air hangat. Minumlah ramuan ini dua kali sehari untuk hasil yang maksimal. 6. Bawang Putih Bawang putih juga memiliki beragam khasiat untuk kesehatan tubuh. Ia dpat mengobati tekanan darah tinggi, bronkitis, perut kembung, demam hingga masuk angin. Hal ini karena bawang putih mengadung antimikroba yang dapat membantu tubuh melawan bakteri jahat. Guna mendapat khasiatnya, kupas dan haluskan beberapa siung bawang putih. Balurkan bawang putih pada telapak kaki agar kandungannya terserap oleh tubuh dengan baik. 7. Kunyit Putih Meskipun berbeda dengan kunyit kuning dari segi rasa, bentuk maupun warna. Keduanya memiliki aroma khas dan kuat karena sama-sama mengandung minyak atsiri. Kunyit putih bersifat anti radang, anti bakteri, dan anti nyeri yang dapat mengobati berbagai jenis penyakit, seperti nyeri ulu hati, nyeri sendi, sakit perut, diare hingga masuk angin. Cara mengonsumsi kunyit putih sama seperti pada kunyit kuning pada umumnya. Selain ketujuh obat tradisional diatas, seseorang yang terkena masuk angin baiknya tetap mengimbanginya dengan makan cukup, tidur cukup, dan sedikit berjemur maupun olahraga ringin bila dirasa mempunyai tenaga. Setelah tahu solusi untuk masuk angin, sudah tidak bingung lagi bukan untuk mengatasinya?Bukan Kerokan! Ternyata Obat Tradisional ini Lebih Ampuh Atasi Masuk Angin
Kamis 20-07-2023,09:10 WIB
Reporter : Nisa’a Nurusysyifa
Editor : Nisa’a Nurusysyifa
Kategori :
Terkait
Sabtu 09-08-2025,05:39 WIB
Sering Diabaikan, ternyata Buah Mengkudu Punya Segudang Manfaat Kesehatan Untuk Tubuh
Minggu 26-01-2025,13:56 WIB
Kurangi Efek Infeksi Parasit, Fakultas Peternakan UGM Sebut Obat Herbal Cocok untuk Sembuhkan Ternak PMK
Sabtu 25-01-2025,16:04 WIB
Fapet UGM Sebut Penggunaan Obat Herbal Penting untuk Penyembuhan Ternak Terjangkit PMK
Minggu 17-12-2023,19:09 WIB
7 Obat Alami untuk Mengobati Radang Tenggorokan
Senin 16-10-2023,12:00 WIB
Buah Pir Ampuh Atasi Batuk dan Pilek, Cukup Campurkan dengan 1 Bahan ini!
Terpopuler
Rabu 28-01-2026,06:16 WIB
Rangkaian Destinasi Alam Menakjubkan di Kabupaten Bulukumba, Simak Informasi Selengkapnya Berikut Ini
Rabu 28-01-2026,09:37 WIB
Eksplorasi Lokasi Camping Seru Ramah Anak di Yogyakarta dengan Pemandangan Indah
Rabu 28-01-2026,15:37 WIB
Distribusi MBG Bantul Fokus Jaga Gizi Siswa Saat Puasa
Rabu 28-01-2026,09:16 WIB
Rekomendasi Daftar Destinasi Sarapan Lezat, Murah Paling Legendaris di Yogyakarta, Cek Ulasan Lengkapnya
Rabu 28-01-2026,05:37 WIB
Menikmati Liburan Keluarga Yuk Jelajahi Pesona Tersembunyi di Kudus, Simak Informasi Selengkapnya Disini
Terkini
Rabu 28-01-2026,22:19 WIB
Hadir Dalam Peringatan Haul 18 Soeharto, Pamor Wicaksono Ajak Refleksikan Jasa Tokoh Pahlawan Nasional
Rabu 28-01-2026,16:01 WIB
Gempa Bantul 5,5 dan 4,4, BPBD Sebut Kerusakan Hanya Ringan
Rabu 28-01-2026,15:37 WIB
Distribusi MBG Bantul Fokus Jaga Gizi Siswa Saat Puasa
Rabu 28-01-2026,15:36 WIB
Potensi Ekonomi Besar, Bupati Bantul Dorong KSP Korpri Kabupaten Batur Jadi Sumber Kesejahteraan ASN
Rabu 28-01-2026,15:34 WIB