Mitsubishi SS Diduga Hilang Kendali, Tabrak Dua Mobil di Jembatan Kaliabu Gamping

Mitsubishi SS Diduga Hilang Kendali, Tabrak Dua Mobil di Jembatan Kaliabu Gamping

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga mobil terjadi di Jalan Siliwangi, tepatnya di Jembatan Kaliabu--FOTO : Dok Polres Sleman

SLEMAN, diswayjogja.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga mobil terjadi di Jalan Siliwangi, tepatnya di Jembatan Kaliabu, Dusun Turusan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Sleman, Rabu (29/10/2026) sekitar pukul 06.10 WIB. Insiden tersebut diduga bermula ketika sebuah mobil Mitsubishi SS kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan dan masuk ke jalur berlawanan.

Akibatnya, mobil tersebut menabrak dua kendaraan yang melaju dari arah berlawanan, yakni Honda Jazz dan Daihatsu Xenia. Sejumlah pengemudi dan penumpang dilaporkan mengalami luka memar dan mendapatkan penanganan medis rawat jalan. Tidak ada laporan korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi awal, Mitsubishi SS dikemudikan J, 40, warga Bantul. Sementara itu, Honda Jazz dikemudikan S, 44, warga Tempel, Sleman, dan Daihatsu Xenia dikemudikan S, 59, warga Moyudan, Sleman.

Mobil Mitsubishi SS diketahui melaju dari arah selatan menuju utara. Saat melintas di sekitar Jembatan Kaliabu, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali, kemudian menabrak pembatas jalan sebelum masuk ke jalur berlawanan.

BACA JUGA : Kecelakaan Lalu Lintas DIY Tembus 3.771 Kasus, Operasi Patuh Progo 2026 Diharapkan Tekan Resiko

BACA JUGA : Kaca Depan Terkena Percikan Air Hujan, Dua Mobil Kecelakaan di Jalan Padjajaran Sleman

Benturan pun tidak terhindarkan ketika Mitsubishi SS bertemu dengan Honda Jazz dan Daihatsu Xenia yang melaju dari arah utara menuju selatan.

Argo Anggoro mengatakan, petugas Satlantas Polresta Sleman telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal serta mengumpulkan keterangan yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

“Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara, memeriksa kondisi korban, serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Argo Anggoro.

Petugas juga melakukan pengamanan di lokasi guna mendukung proses penanganan kecelakaan dan memastikan kondisi di sekitar tempat kejadian dapat dikendalikan.

BACA JUGA : Dua Suporter PSS Sleman Korban Kecelakaan Tol Ngawi Masih Dirawat Cedera Kepala Berat di Caruban

BACA JUGA : Kecelakaan Rombongan Suporter PSS di Tol Ngawi, Korban Warga Modinan Pertama Kali Teridentifikasi

Kerugian materiil akibat kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan tersebut diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut berdasarkan hasil pemeriksaan petugas dan keterangan para saksi.

Argo juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan pengguna jalan, terutama saat melintasi jalur yang memiliki potensi risiko kecelakaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: