Wisata Baron Kini Wajib Non-Tunai, Pemkab Gunungkidul Target PAD Rp30 Miliar

Wisata Baron Kini Wajib Non-Tunai, Pemkab Gunungkidul Target PAD Rp30 Miliar

Pemkab Gunungkidul resmi menerapkan sistem retribusi wisata 100 persen non-tunai di TPR Baron Utama, Selasa (12/5/2026). Digitalisasi ini mempercepat transaksi, meningkatkan transparansi, dan mendongkrak PAD hingga Rp24 miliar.--dok. Pemkab GK

GUNUNGKIDUL, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul resmi menetapkan sistem pemungutan retribusi wisata 100 persen non-tunai (cashless) di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron Utama, Selasa (12/5/2026).

Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi digital pengelolaan pariwisata menuju sistem yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan penerapan sistem cashless ini merupakan tindak lanjut rekomendasi DPRD sekaligus mendukung amanat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Menurutnya, digitalisasi pembayaran juga bertujuan melindungi integritas petugas lapangan dari potensi prasangka negatif terkait pengelolaan uang tunai.

BACA JUGA : TPR Kawasan Pantai Selatan Bantul Digeser ke Selatan JJLS, Pemkab Siapkan Bangunan Permanen

BACA JUGA : Kasus Retribusi Viral Diselidiki, Pemkab Gunungkidul Siapkan E-Money untuk Retribusi

“Kami ingin menjaga marwah para pegawai yang membidangi pendapatan asli daerah. Memegang uang tunai itu rentan dicurigai. Dengan sistem ini, uang diterima secara real-time dan tercatat otomatis, sehingga tidak ada beban psikologis bagi petugas,” ujar Endah.

Ia optimistis penerapan sistem ini mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata. Tahun ini, Pemkab menargetkan PAD pariwisata mencapai Rp30 miliar.

“Transaksi menggunakan kartu ini terbukti sangat cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar empat detik,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono, menjelaskan sistem ini telah diuji coba sejak 6 hingga 11 April 2026.

BACA JUGA : Viral Tiket Pantai Baron Tak Sesuai, Pemkab Gunungkidul Akui Kelalaian Petugas

BACA JUGA : Tiket Pantai Bantul Rp15.000 Digugat, Pemkab Siap Uji Coba Tarif Murah

Hasil evaluasi menunjukkan sekitar 80 persen wisatawan sudah siap menggunakan transaksi non-tunai.

“Bagi sekitar 20 persen pengunjung yang belum siap, terutama lansia di atas 50 tahun, kami menyiapkan kartu e-money Bank Mandiri yang bisa dibeli langsung di lokasi dengan harga sama seperti tiket, yakni Rp15.000 tanpa biaya tambahan kartu,” jelas Antonius.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: