120 Tilang dan 1.198 Teguran Diberikan, Polda DIY Kedepankan Edukasi Lalu Lintas

120 Tilang dan 1.198 Teguran Diberikan, Polda DIY Kedepankan Edukasi Lalu Lintas

Pengendara diberhentikan oleh petugas kepolisian di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga, Sleman, di mana Polda DIY mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan nihil korban meninggal dunia pada hari ketujuh Operasi Keselamatan Progo 2026.--dok. Polda DIY

SLEMAN, diswayjogja.id - Pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026, Polda DIY mencatat tren positif dalam pemeliharaan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah DIY.

Berdasarkan data analisa dan evaluasi (Anev) Ditlantas Polda DIY pada 8 Februari 2026, angka kecelakaan lalu lintas menurun sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari 17 kejadian pada 2025 menjadi 16 kejadian pada 2026.

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan bahwa penurunan paling signifikan terlihat pada tingkat fatalitas korban. Pada hari ketujuh operasi, angka korban meninggal dunia tercatat nihil atau turun 100 persen dibandingkan tahun lalu yang mencatat satu korban meninggal.

“Kami bersyukur dan mengapresiasi masyarakat DIY yang mulai menunjukkan peningkatan kesadaran dalam berlalu lintas. Pada hari ketujuh ini, jumlah korban meninggal dunia nihil,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (10/2/2026).

BACA JUGA : Polda DIY Hormati Vonis Kasus Penganiayaan Anak di Sleman, Ingatkan Warga Tidak Main Hakim Sendiri

BACA JUGA : Keraton Yogyakarta Serahkan Surat kekancingan, Pembangunan Mapolda Baru Mulai Maret 2026

Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan 120 tindakan tilang dan memberikan 1.198 teguran kepada pelanggar lalu lintas di berbagai wilayah DIY. Jumlah tilang tersebut mengalami penurunan hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Ihsan, penurunan tilang menunjukkan pendekatan yang lebih mengedepankan langkah preventif dan preemtif melalui edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

“Fokus kami bukan pada banyaknya tilang, melainkan pada keselamatan masyarakat. Kami mengoptimalkan Satgas Preemtif untuk penyuluhan di titik rawan pelanggaran maupun kecelakaan, serta melalui berbagai kanal media,” jelasnya.

Hingga hari ketujuh, kegiatan Dikmas Lantas melalui media sosial telah dilaksanakan sebanyak 140 kali. Program Police Goes to Campus dan Police Goes to School juga terus ditingkatkan guna menyasar pelajar dan mahasiswa sebagai generasi pengguna jalan.

BACA JUGA : Polda DIY Lakukan Penyelidikan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Sleman

BACA JUGA : Modus Penipuan Catut Nama Polda DIY, AKBP Sugihartono Pastikan Tidak Pernah Pesan Katering

Polda DIY mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, serta meningkatkan kewaspadaan selama berkendara. 

“Operasi Keselamatan Progo 2026 masih akan berlangsung dengan harapan menciptakan ekosistem jalan yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan di Yogyakarta,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: