Menjelajahi Kelezatan Kuliner Siang Kawasan Braga Bandung bagi Para Pekerja
Braga Art Cafe--
diswayjogja.id – Jalan Braga di Kota Bandung bukan sekadar deretan bangunan tua dengan arsitektur klasik yang memikat mata. Lebih dari itu, kawasan ini merupakan denyut nadi kehidupan urban yang memadukan sejarah masa lalu dengan dinamika modernitas. Ketika matahari tepat berada di atas kepala, suasana di sepanjang trotoar batu granit Braga berubah menjadi lebih hidup. Aroma masakan yang menggugah selera mulai tercium dari balik pintu-pintu kafe dan restoran, menyambut ribuan orang yang mencari energi tambahan untuk melanjutkan aktivitas di paruh kedua hari.
Bagi para karyawan yang berkantor di sekitar area Jalan Asia Afrika, kawasan Alun-alun Bandung, hingga pusat pemerintahan kota, Jalan Braga telah lama menjadi "kantin raksasa" yang menawarkan kenyamanan ekstra. Letaknya yang strategis membuat kawasan ini mudah dijangkau hanya dengan berjalan kaki singkat dari gedung-gedung perkantoran bertingkat di sekitarnya. Keberadaan Braga sebagai pusat kuliner siang hari tidak terlepas dari kemampuannya mengakomodasi berbagai kebutuhan, mulai dari tempat makan cepat saji hingga ruang tenang untuk pertemuan bisnis santai.
Variasi hidangan yang tersedia di kawasan ini mencerminkan keberagaman identitas kuliner Kota Kembang. Pengunjung bisa dengan mudah menemukan sepiring nasi pecel yang hemat di kantong, semangkuk pasta dengan saus Italia yang autentik, hingga masakan tradisional Jawa Barat yang kaya akan rempah. Keberagaman ini didukung dengan rentang harga yang masuk akal, memungkinkan setiap individu mulai dari staf administrasi hingga jajaran eksekutif untuk menemukan tempat makan yang pas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Memilih tempat makan siang yang ideal di Braga terkadang menjadi tantangan tersendiri karena banyaknya opsi yang tersedia. Faktor kenyamanan, kecepatan pelayanan, serta konsistensi rasa menjadi indikator utama yang dicari oleh para pekerja yang memiliki waktu istirahat terbatas. Untuk memudahkan pencarian Anda, kami telah merangkum lima destinasi kuliner paling populer di kawasan Braga yang secara konsisten menjadi pilihan favorit bagi mereka yang mencari pengalaman makan siang yang berkesan dan mengenyangkan.
BACA JUGA : Rekomendasi Lokasi Jogging untuk Menghirup Udara Segar di Bandung, Simak Referensi Selengkapnya Berikut Ini
BACA JUGA : Jelajahi Destinasi Kuliner Malam Paling Populer di Kota Bandung, Simak Ulasan Selengkapnya Disini
Braga Art Cafe
Berlokasi tepat di tengah keramaian Jalan Braga, Braga Art Cafe tampil mencolok dengan eksterior kayu dan interior bernuansa vintage yang sangat kental. Tempat ini menjadi pelarian favorit bagi mereka yang ingin menikmati makan siang dengan suasana yang lebih tenang dan artistik. Begitu melangkah masuk, pengunjung akan disambut oleh dekorasi barang-barang antik dan perabotan kayu yang menciptakan nuansa hangat. Kapasitas ruangannya yang cukup luas membuatnya sangat ideal untuk dikunjungi bersama rekan kerja dalam jumlah banyak.
Menu yang ditawarkan oleh kafe ini sangat inklusif. Bagi pecinta masakan nusantara, tersedia pilihan seperti nasi goreng, kupat tahu, garang asem yang segar, hingga sop buntut yang dagingnya terkenal empuk. Sementara bagi mereka yang lebih menyukai cita rasa barat, pilihan seperti steak, pasta, dan berbagai jenis burger siap memanjakan lidah. Salah satu hidangan yang paling sering dipesan oleh pelanggan tetap adalah bistik ayam. Menu ini disajikan bersama baby potato yang dipanggang sempurna, memberikan asupan karbohidrat yang pas tanpa membuat perut terasa terlalu penuh saat kembali bekerja.
Jam Operasional: 10.00 – 23.00 WIB
Menu Unggulan: Kopi, nasi goreng, sop buntut, bistik ayam, pasta, burger.
Rentang Harga: Rp 17.000 – Rp 96.000
Pecel & Seafood Braga
Bagi pekerja kantoran yang mengutamakan efisiensi biaya tanpa ingin mengabaikan kepuasan perut, Pecel & Seafood Braga adalah jawabannya. Warung ini dikenal sebagai salah satu titik makan siang paling terjangkau di kawasan elit Braga. Meski mengusung konsep yang lebih sederhana dibandingkan kafe-kafe di sekitarnya, antrean pengunjung di tempat ini jarang sekali terlihat sepi. Keunggulan utama yang membuat tempat ini terus didatangi pelanggan adalah kebijakan "isi ulang" untuk nasi, sambal, dan lalapan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: