PKL Liar Malioboro Kembali Bandel, Pemkot Yogyakarta Perketat Patroli

PKL Liar Malioboro Kembali Bandel, Pemkot Yogyakarta Perketat Patroli

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (29/1/2026), menyebut Pemkot memperketat patroli terhadap PKL liar yang kembali berjualan di zona terlarang kawasan Malioboro, usai video viral seorang pedagang sate.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

YOGYAKARTA, diswayjogja.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus mengintensifkan patroli dan imbauan terhadap pedagang kaki lima (PKL) liar yang masih nekat berjualan di zona terlarang, khususnya di kawasan Malioboro dan sekitarnya. 

Upaya penertiban dilakukan secara persuasif dengan mengedepankan edukasi kepada pedagang agar menaati aturan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengatakan penataan PKL membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Menurutnya, pemerintah tetap akan melakukan patroli rutin untuk memastikan kawasan kota tetap tertib dan nyaman.

“Memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya PKL, untuk menaati aturan memang butuh kesabaran. Tapi kita tetap intensif supaya PKL tertata. Patroli akan terus dilakukan sesuai aturan,” ujar Wawan ditemui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (29/1/2026).

BACA JUGA : Satpol PP Tertibkan Puluhan PKL Nekat Berjualan di Malioboro, Penjual Sate Dominasi Pelanggaran

BACA JUGA : PKL Malioboro Keluhkan Dampak Uji Coba Full Pedestrian, Omzet Turun 75 Persen

Wawan mengakui, fenomena PKL liar sering muncul kembali setelah petugas tidak berada di lokasi. Karena itu, patroli akan terus dijaga agar pelanggaran tidak terulang.

“Kadang petugas hilang, mereka muncul lagi. Tapi aturan tetap harus dijalankan. Jadi patroli tetap kita jaga,” katanya.

Terkait kemungkinan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik rawan, Wawan menyebut saat ini Pemkot masih mengedepankan pengawasan langsung. Dia menambahkan, kawasan Malioboro sendiri telah dilengkapi banyak CCTV.

“Untuk sementara kita intensif dulu patroli. Di sekitar Malioboro CCTV juga sudah banyak. Harapannya PKL menaati aturan. Kalau jalan bersih, lalu lintas juga lebih baik,” jelasnya.

BACA JUGA : Ratusan Warga dan Pelaku Usaha Bersihkan Malioboro Demi Kenyamanan Wisatawan

BACA JUGA : Eks Sentra Penjahit Barat Malioboro Dibongkar, Bakal Jadi Pedestrian dan Taman Kota

Meski begitu, Pemkot belum menerapkan penindakan tegas terhadap PKL yang melanggar. Upaya yang dilakukan masih sebatas sosialisasi dan edukasi.

“Belum penindakan, kita masih menyadarkan semuanya. Kita beri pemahaman karena aturan harus dicermati bersama,” tutur Wawan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: