Dari Mal ke Mimbar Publik, Muhammadiyah Sleman Uji Model Dakwah Baru di Ruang Konsumsi
Ketua PWM DIY Ikhwan Ahada membuka Muhammadiyah Sleman Expo #1 di Atrium Rama Sleman City Hall (SCH), Sleman, Jumat (9/1/2026). --Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai kehadiran Muhammadiyah Sleman Expo #1 sebagai langkah dakwah progresif yang mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang inovatif.
Hal tersebut disampaikan Ketua PWM DIY, Ikhwan Ahada, saat membuka kegiatan Muhammadiyah Sleman Expo #1 di Atrium Rama Sleman City Hall (SCH), Jumat (9/1/2025).
Menurutnya, pemilihan pusat perbelanjaan sebagai lokasi dakwah menunjukkan keberanian Muhammadiyah dalam keluar dari pola konvensional tanpa meninggalkan substansi nilai-nilai keislaman.
“Kami mengucapkan selamat kepada PDM Sleman yang memiliki ide, kecermatan, dan keberanian untuk berdakwah di tempat yang monumental,” katanya dalam sambutannya.
Ia menilai mal sebagai ruang publik yang selama ini identik dengan aktivitas konsumtif, justru dapat menjadi medium efektif untuk menyebarkan nilai kebaikan apabila dikelola dengan visi dakwah yang jelas.
BACA JUGA : PSS Sleman Evaluasi Menit Awal Jelang Laga Kontra PSIS Semarang
BACA JUGA : Muhammadiyah Dorong Philantropreneurship dalam Pemberdayaan Masyarakat di 2026
“Mal identik dengan belanja, tetapi PDM Sleman mampu menggabungkan belanja, beribadah, dan berdakwah menjadi satu kesatuan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam menghadirkan dakwah yang membumi dan relevan dengan kehidupan masyarakat modern, khususnya generasi muda.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar besar Muhammadiyah dalam menanamkan nilai kebenaran di ruang-ruang publik.
"Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah untuk terus berinovasi dalam menyebarkan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan di muka bumi,” jelasnya.
Ia menyebut pemilihan SCH sebagai lokasi expo menunjukkan keberanian dan visi PDM Sleman dalam menghadirkan dakwah di ruang publik yang lebih luas dan inklusif.
BACA JUGA : Difabel Muhammadiyah Kembangkan Telur Moe, Produk Telur Bersertifikasi Internasional Pertama di Dunia
BACA JUGA : Ustaz Muhammad Jazir ASP Wafat, Muhammadiyah Kehilangan Arsitek Perjuangan Masjid Jogokariyan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: