Malam Tahun Baru, Polda DIY Siagakan Rekayasa Arus Kendaraan di Tugu–Malioboro

Malam Tahun Baru, Polda DIY Siagakan Rekayasa Arus Kendaraan di Tugu–Malioboro

Kepadatan lalu lintas di kawasan Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta, Selasa (30/12/2025) sore, yang menjadi salah satu pintu masuk menuju Malioboro. Polda DIY menyiapkan skema buka tutup jalan di Malioboro dan Titik Nol Kilometer jelang malam Tahun Baru.--Foto: Anam AK/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id – Polda DIY menyiagakan rekayasa arus lalu lintas di kawasan Tugu Jogja hingga Malioboro menjelang perayaan malam Tahun Baru 2026, menyusul meningkatnya volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Yogyakarta.

Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Yuswanto Ardi mengungkapkan, hingga Selasa (30/12/2025) tercatat sekitar 120 ribu kendaraan masuk ke Kota Yogyakarta, sementara kendaraan yang keluar mencapai 110 ribu unit.

“Artinya ada selisih sekitar 10 ribu kendaraan. Ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Namun kami pastikan Polda DIY bersama Polres dan Polsek terkait siap melakukan mitigasi apabila terjadi kepadatan,” ungkap Ardi di Sleman, Selasa (30/12/2025).

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, kepolisian telah menyiapkan sejumlah titik drop-off dan kantong parkir di sekitar lokasi tujuan wisata, khususnya di kawasan Malioboro. Rekayasa lalu lintas juga akan difokuskan pada malam pergantian tahun.

BACA JUGA : Kapolda DIY Pantau Malioboro, Pastikan Libur Akhir Tahun di Jogja Aman dan Nyaman

BACA JUGA : Libur Akhir Tahun, Malioboro Berpotensi Dikunjungi Hingga 100 Ribu Orang per Hari

“Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada malam tahun baru akan terjadi penumpukan secara alami. Bukan karena penutupan jalan, tetapi karena masyarakat tumpah ke ruang jalan sehingga arus tidak bisa berjalan normal,” ujarnya.

Menurut Ardi, pengamanan dan pengaliran arus lalu lintas akan difokuskan pada dua titik utama, yakni kawasan Tugu Jogja serta Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

Terkait pengaturan lalu lintas di Jalan Solo, pihaknya telah menyiapkan 17 bukaan. Namun, berdasarkan dinamika lapangan, saat ini hanya tujuh bukaan yang dioperasionalkan, sementara 10 lainnya ditutup guna mengurangi persilangan arus kendaraan.

Selain itu, kantong parkir juga disiapkan di bekas lapangan udara Adi Sucipto, dekat Simpang Tiga Maguwoharjo, khususnya untuk bus pariwisata yang menuju pusat oleh-oleh. Polisi turut membantu penyeberangan pengunjung di kawasan tersebut.

BACA JUGA : Malioboro dan Titik Nol Diprediksi Padat, Polisi Siapkan Buka Tutup Jalan Jelang Malam Tahun Baru

BACA JUGA : Wisatawan Padati Malioboro Lebih dari 1,2 Juta Selama Libur Nataru

“Alhamdulillah sejak awal Operasi Lilin Progo 2025 sampai hari ini belum terjadi kemacetan yang sangat signifikan. Kepadatan pasti ada, tetapi arus lalu lintas tetap bergerak,” katanya.

Ardi menjelaskan, pemantauan arus lalu lintas dilakukan melalui traffic counting, salah satunya di kawasan Kridosono. Berdasarkan data kamera Dishub, arus kendaraan masih berada di kisaran 1.500 hingga 2.000 kendaraan per jam dan dinilai masih mampu ditampung oleh ruas jalan yang ada.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait