Sekitar 7.000 Penerima Bansos di DIY Diduga Terlibat Judi Online, Dinsos Lakukan Verifikasi Ulang
Kepala Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (Dinsos DIY), Endang Patmintarsih, saat meninjau hari pertama siswa di kompleks Sekolah Rakyat Menengah Atas di Bantul, Senin (14/7/2025).--Foto: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (Dinsos DIY) tengah melakukan verifikasi terhadap sekitar 7.000 penerima bantuan sosial (bansos) yang diduga terlibat aktivitas judi online.
Data tersebut baru diterima dari Kementerian Sosial (Kemensos), yang bersumber dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Kepala Dinsos DIY Endang Patmintarsih mengatakan, pihaknya masih menelusuri kebenaran data tersebut dengan berkoordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota di wilayah DIY.
“Iya, di DIY ada, sekitar tujuh ribuan. Itu data yang baru saya terima dari Kementerian Sosial. Sekarang kami sedang proses pengecekan, apakah benar mereka memang terkait dengan judi online,” ujar Endang ketika dimintai konfirmasi, Selasa (28/10/2025).
BACA JUGA : Dinsos Sleman Dorong Kolaborasi dengan Kampus untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan
BACA JUGA : 8.008 Warga Bantul Hidup di Garis Kemiskinan Ekstrem, Dinsos: Ini Bukan Sekadar Soal Uang
Endang menegaskan, Dinsos DIY tidak akan terburu-buru mengambil keputusan tanpa memastikan keabsahan data.
Jika hasil verifikasi menunjukkan adanya penerima bansos yang benar-benar terlibat judi online, maka langkah tindak lanjut akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Kalau memang benar, tentu kami akan mengikuti kebijakan pusat. Kami juga akan memberikan masukan apakah bantuan bagi penerima tersebut perlu diberhentikan atau seperti apa tindak lanjutnya,” jelasnya.
Menurut Endang, data indikasi penerima bansos terlibat judi online berjumlah sekitar 7.100 orang. Data tersebut berasal dari PPATK, kemudian diserahkan ke Menteri Sosial, dan akhirnya diteruskan ke Pemda DIY setelah Gubernur DIY meminta salinan resminya.
BACA JUGA : Waspada! BLT Rp900 Ribu Rentan Disalahgunakan, JCW Siapkan Pos Aduan Pungli
BACA JUGA : TJSP Sleman Catat Rekor Bantuan Rp 4,89 Miliar dari 49 Perusahaan
“Datanya dari PPATK, lalu diserahkan ke Menteri Sosial. Setelah itu, Pak Gubernur meminta datanya ke Kemensos, dan dikirimkan ke kami di Pemda,” terangnya.
Meski demikian, Endang belum menyebutkan jumlah total penerima bansos di DIY yang menjadi pembanding. Ia memastikan data lengkap akan disampaikan setelah proses validasi selesai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: