Anggarkan Rp5 Miliar Dana Keistimewaan, Pemkot Yogyakarta Bakal Bangun Rusunawa Empat Lantai
Pemerintah Kota Yogyakarta bakal membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) baru di Balerejo Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. --Dok. Pemkot YK
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bakal membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) baru di Balerejo, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Pembangunan Rusunawa baru tersebut dibangun melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Pemkot Yogyakarta, untuk memperkuat penyediaan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Kota Yogyakarta.
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman DPUPKP Pemkot Yogyakarta, Sigit Setiawan, mengungkapkan pembangunan Rusunawa baru bakal dimulai pada Juli 2025 mendatang.
“Pembangunan direncanakan mulai pertengahan hingga akhir Juli 2025. Targetnya selesai pada akhir tahun ini juga, sehingga dapat segera digunakan oleh masyarakat,” ujar Sigit melalui keterangan tertulis, Rabu (11/6/2025).
BACA JUGA : Visi Indonesia Emas 2045, Menteri Pekerjaan Umum Kunjungi Lahan untuk Rusunawa di UNISA Jogja
BACA JUGA : Hasto Wardoyo Komitmen Selesaikan Problem RTLH dengan Semangat Gotong Royong
Sigit menyebutkan, pembangunan rusunawa ini memanfaatkan tanah kosong berstatus Sultan Ground (SG) yang telah diberikan kekancingan dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat untuk kepentingan Pemkot Yogyakarta sejak tahun 2020.
Pemanfaatan lahan tersebut didasarkan pada Surat Pinjam Pakai Tanah Milik Sri Sultan Hamengku Buwono Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dengan Nomor: 028.8/HT/KPK/2020.
Rusunawa ini nantinya akan dibangun empat lantai. Lantai pertama akan dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang meliputi ruang usaha, mushola, dan satu unit hunian khusus penyandang disabilitas.
Sementara lantai dua hingga empat akan terdiri dari 13 unit tipe 30, yang memiliki dua kamar tidur, satu ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi.
BACA JUGA : Gencar Perbaiki Rumah, Hasto Sebut Seribuan Rumah di Kota Yogyakarta Tak Layak Huni
BACA JUGA : Dengan Anggaran Rp8,3 Miliar, Ratusan Rumah Tidak Layak Huni di Sleman Bakal Direhabilitasi
"Proyek ini didanai oleh Dana Keistimewaan (Danais) dengan total anggaran sebesar Rp5 miliar," katanya.
Selain sebagai bagian dari pengembangan kawasan, proyek ini juga merupakan wujud pemanfaatan Danais secara strategis untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap tempat tinggal yang layak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: