Intip dan Kunjungi Desa Wisata Hits yang Tersebar di Indonesia, Berikut Informasi Selengkapnya

Intip dan Kunjungi Desa Wisata Hits yang Tersebar di Indonesia, Berikut Informasi Selengkapnya

Desa Wukirsari, Yogyakarta--

diswayjogja.id – Momen liburan akhir tahun sering kali diidentikkan dengan perjalanan ke pusat kota yang gemerlap, pusat perbelanjaan yang padat, hingga antrean panjang di berbagai objek wisata populer. Namun, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kualitas pengalaman, tren pariwisata di Indonesia kini mulai mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Masyarakat, terutama dari kalangan milenial dan keluarga muda, mulai beralih dari wisata massal yang bising menuju destinasi yang menawarkan ketenangan dan kedekatan emosional. Desa wisata muncul sebagai jawaban bagi mereka yang merindukan suasana yang lebih personal, hangat, dan sarat akan nilai-nilai kearifan lokal.

Fenomena ini bukan sekadar tentang mencari pemandangan alam yang indah untuk kebutuhan dokumentasi media sosial. Lebih dari itu, desa wisata menawarkan sebuah perasaan "pulang ke kampung halaman" yang sulit didapatkan di kawasan perkotaan. Aroma dapur tradisional yang mengepulkan asap kayu bakar, sapaan ramah warga lokal yang tulus, hingga ritme kehidupan yang melambat seolah menjadi penawar letih bagi para pekerja kota. Di desa wisata, setiap sudut jalan dan interaksi sosial memiliki cerita tersendiri, memberikan pengalaman yang jauh lebih autentik dan bermakna dibandingkan sekadar mengunjungi tempat wisata buatan.

Selain memberikan kepuasan batin bagi para pelancong, berkembangnya sektor ini juga memiliki dampak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat pedesaan. Desa wisata berperan sebagai mesin penggerak ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Hal ini ditegaskan oleh Hera F. Haryn, selaku EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, yang menyatakan bahwa kehadiran desa wisata mampu membuka lapangan kerja dan peluang usaha baru bagi warga lokal. Melalui pemberdayaan masyarakat, desa wisata bertransformasi menjadi magnet pariwisata yang memberikan nilai tambah bagi ekonomi daerah sekaligus menjaga kelestarian budaya setempat.

Memasuki pengujung tahun, memilih desa wisata sebagai tujuan liburan adalah langkah tepat untuk menutup tahun dengan kesan yang mendalam. Indonesia sendiri memiliki kekayaan desa wisata yang tersebar dari ujung barat hingga timur, masing-masing dengan karakteristik uniknya. Dari seni pertunjukan yang adiluhung, petualangan alam yang menantang, hingga kehidupan adat yang masih teguh memegang tradisi, pilihan destinasi ini sangatlah beragam. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai beberapa desa wisata hits di Indonesia yang layak masuk dalam daftar rencana perjalanan Anda untuk menikmati akhir tahun yang berbeda.

BACA JUGA : Deretan Tempat Wisata Yogyakarta Paling Bisa Dikunjungi Dalam Sehari, Pasti Menarik dan Seru

BACA JUGA : Wisata Seru Pantai Samas Yogyakarta: Aktivitas Seru, Harga Tiket, Jam Buka dan Lokasi Lengkap

Desa Wukirsari, Yogyakarta

Terletak di kawasan Imogiri, Bantul, Desa Wukirsari menjadi surga bagi pencinta seni tradisi. Desa ini merupakan pusat pelestarian wayang kulit yang telah diakui secara internasional. Pengunjung tidak hanya datang untuk menonton, tetapi bisa terlibat langsung dalam proses pembuatan wayang, mulai dari menatah kulit hingga mewarnainya. Suasana desa yang asri semakin lengkap dengan adanya aktivitas sepak bola sawah, sebuah permainan tradisional yang membawa keceriaan dan mempererat kebersamaan antara wisatawan dan warga lokal.

Desa Pentingsari 

Bagi yang ingin merasakan kehidupan desa yang sesungguhnya, Pentingsari adalah tempatnya. Dengan konsep live in, wisatawan akan tinggal di rumah penduduk dan mengikuti rutinitas harian mereka. Mulai dari membajak sawah, membatik, hingga memasak masakan tradisional, semua dilakukan secara komunal. Keberhasilan desa ini dalam menerapkan pariwisata berbasis komunitas membuahkan penghargaan internasional, menjadikannya bukti nyata bahwa kesederhanaan adalah kemewahan yang tak ternilai.

Goa Pindul

Di balik petualangan airnya, kawasan ini juga mengembangkan program Rumah Pangan Hidup. Di sini, wisatawan diajak untuk peduli pada lingkungan dengan belajar mengolah sampah menjadi pupuk dan bercocok tanam. Ini adalah kombinasi sempurna antara wisata adrenalin dan edukasi keberlanjutan.

Desa Hijau Bilebante

Di Lombok Tengah, Desa Bilebante menjadi contoh sukses restorasi lingkungan. Lahan yang dulunya bekas tambang pasir kini disulap menjadi kawasan hijau yang menyejukkan mata. Aktivitas bersepeda di tengah sawah dan menikmati spa tradisional dari rempah-rempah alami menjadi daya tarik utama. Prestasi internasional yang diraih desa ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu desa wisata terbaik di Asia Tenggara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait