Wujudkan Platform Serat Optik Digital Independen, Indosat Gandeng Arsari Group dan Northstar Group

Wujudkan Platform Serat Optik Digital Independen, Indosat Gandeng Arsari Group dan Northstar Group

-ISTIMEWA-

JAKARTA, diswayjogja.id – Sebagai wujud komitmen membangun platform serat optik digital terkemuka di Indonesia (FiberCo), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama konsorsium yang terdiri dari Arsari Group dan Northstar Group (“Konsorsium”) hari ini menandatangani perjanjian investasi pembentukan perusahaan patungan (joint venture).

Kemitraan strategis ini, menjadi tonggak penting dalam upaya bersama memperkuat tulang punggung digital nasional, di saat ekosistem digital Indonesia tengah memasuki fase pertumbuhan yang krusial.

Melalui kemitraan ini, seluruh pihak menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat konektivitas nasional, menghadirkan layanan digital berstandar global, serta mendukung percepatan transformasi digital Indonesia secara berkelanjutan.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menjelaskan, kolaborasi ini berangkat dari visi jangka panjang yang sejalan. Sebab, memberdayakan Indonesia membutuhkan kolaborasi yang kuat serta ambisi jangka panjang dalam membangun infrastruktur digital.

BACA JUGA : Pastikan Libur NATARU Nyaman, Indosat ANDAL Perkuat Jaringan Jateng dan DIY dengan Dukungan Aivolusi5G

BACA JUGA : Rayakan Perjalanan ke 58 Tahun, Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Komitmen Hadirkan AI Lebih Inklusif

"Melalui pendekatan yang agile dan asset-light, kemitraan dengan Arsari Group dan Northstar Group memungkinkan kami membangun platform serat optik independen bernilai tambah yang lebih tangguh dan siap menghadapi kebutuhan layanan digital masa depan. Inisiatif ini mendukung transformasi Indosat menuju perusahaan berbasis AI, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan industri dalam menghadirkan pengalaman digital berkualitas tinggi ke seluruh penjuru negeri. FiberCo akan berperan sebagai pemain infrastruktur AI yang berbeda, sekaligus menjadi katalis bagi kemajuan Indonesia sebagai bangsa digital," ungkapnya mengawali sambutan.

Dengan memberikan manfaat nyata bagi Indonesia, lanjut Vikram, kemitraan ini dirancang Indosat beserta para pemegang sahamnya, serta FiberCo sebagai entitas baru. Fokusnya, inisiatif ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan ambisi digital nasional melalui peningkatan kualitas layanan telekomunikasi dan ketersediaan jaringan.

Kemitraan ini bertujuan memperluas jangkauan serat optik domestik, serta memperkuat tulang punggung digital nasional melalui kepemilikan bersama dan tata kelola jangka panjang. Upaya ini diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi berbasis AI, sejalan dengan visi Indonesia Emas, sekaligus memperluas konektivitas bagi masyarakat dan pelaku usaha melalui model jaringan open-access.

Bagi Indosat dan para pemegang sahamnya, transaksi ini menghadirkan nilai strategis yang signifikan. Indosat akan mengalihkan aset serat optiknya ke FiberCo Raya dengan nilai sekitar Rp14,6 triliun. Transaksi ini memungkinkan Indosat memonetisasi aset tersebut sekaligus mempertahankan sekitar 45% kepemilikan FiberCo.

BACA JUGA : Kejutan Spesial Bagi Pelanggan Indosat Region Jateng DIY, Meriahkan Hari Pelanggan Nasional 2025

BACA JUGA : Meriahkan Festival Belanja Jateng DIY, Kolaborasi Indosat, Erafone dan Oppo Hadirkan Keamanan Digital SATSPAM

Langkah strategis ini, penting bagi pertumbuhan bisnis Indosat di masa yang akan datang, dengan menggunakan dana hasil transaksi untuk pengembangan jaringan 5G serta memperkuat fondasi AI Indosat. Sekaligus, menegaskan fokus Indosat pada bisnis intinya sebagai operator telekomunikasi terdepan yang berorientasi pada peningkatan pengalaman pelanggan dan pengembangan solusi digital yang lebih luas.

Deputy CEO and COO Arsari Group Aryo P.S. Djojohadikusumo menegaskan, komitmen jangka panjang Arsari Group dalam pembangunan nasional melalui infrastruktur digital. Menurutnya, kolaborasi dengan Northstar dan Indosat, Arsari Group berkomitmen untuk menjadi bagian dari tulang punggung fisik pada fase pertumbuhan Indonesia berikutnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: