Gunung Merapi Erupsi Guguran Pagi Ini, Awan Panas Meluncur 2 Km ke Arah Barat Daya

Gunung Merapi Erupsi Guguran Pagi Ini, Awan Panas Meluncur 2 Km ke Arah Barat Daya

Gunung Merapi kembali mengalami awan panas guguran pada Senin (10/8/2026) pukul 06.46 WIB. BPPTKG mencatat jarak luncur sekitar 2 km ke arah barat daya atau hulu Kali Sat/Putih dan mengimbau warga menjauhi daerah bahaya.--dok. Induk Frekom 86

“BPPTKG masih menetapkan tingkat aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga,” jelas Agus.

Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas guguran berada pada sejumlah sektor sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Pada sektor selatan-barat daya, potensi bahaya meliputi Sungai Boyong hingga 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer. Sementara pada sektor tenggara, potensi bahaya meliputi Sungai Woro hingga 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer.

BACA JUGA : Merapi Dua Kali Luncurkan Awan Panas dalam Sehari, BPPTKG Minta Warga Jauhi Zona Bahaya

BACA JUGA : Soal Pendakian Gunung Merapi, BPPTKG: Rekomendasi Tetap Sama, Jangan Beraktivitas di Daerah Bahaya

Selain itu, apabila terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik diperkirakan dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

BPPTKG menyebut data pemantauan masih menunjukkan adanya suplai magma yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di kawasan yang telah ditetapkan sebagai daerah potensi bahaya.

“Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar dan awan panas guguran, terutama ketika terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi. Gangguan akibat abu vulkanik juga perlu diantisipasi,” pungkasnya.

BPPTKG menegaskan tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: