HPV Menular Lewat Kontak Kulit dan Seksual, Dinkes Jogja: Kankernya Tidak Menular

HPV Menular Lewat Kontak Kulit dan Seksual, Dinkes Jogja: Kankernya Tidak Menular

Dinkes Kota Yogyakarta menegaskan virus HPV bersifat menular, tetapi kanker yang ditimbulkannya tidak. Mulai Agustus 2026, imunisasi HPV juga diberikan kepada anak laki-laki untuk mencegah penularan dan berbagai jenis kanker.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proyek percontohan Kementerian Kesehatan di tiga provinsi, termasuk DIY. Sebanyak 3.146 anak laki-laki di Kota Yogyakarta menjadi sasaran imunisasi tahun ini.

Endang menjelaskan, kebijakan tersebut diambil berdasarkan hasil penelitian internasional yang menunjukkan laki-laki juga memiliki peran penting dalam rantai penularan HPV.

BACA JUGA : Cegah Super Flu di Lingkungan Kampus, Pakar UMY Ingatkan Vaksinasi dan Protokol Kesehatan

BACA JUGA : Warga Antusias Ikuti Vaksinasi Rabies Gratis, Pemkot Yogyakarta Targetkan 45 Kelurahan Tersentuh

"Vaksin HPV aman dan efektif. Sudah melalui uji klinis dan digunakan di sebagian besar negara di dunia. Efek samping yang muncul umumnya ringan seperti demam, nyeri atau kemerahan di lokasi suntikan," terangnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan program vaksinasi gratis dari pemerintah. Sebab jika dilakukan secara mandiri di fasilitas kesehatan swasta, biaya vaksin HPV berkisar Rp900 ribu hingga Rp1 juta per dosis.

"Kami berharap masyarakat mendukung imunisasi HPV ini karena mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan semua pihak," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: