Merapi Kembali Gugurkan Awan Panas Jelang Tengah Malam, Status Masih Siaga
Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Kamis (2/7/2026) malam sejauh 1,8 kilometer ke arah hulu Kali Sat/Putih. BPPTKG mencatat dua kali awan panas dalam sehari dan meminta masyarakat menjauhi zona bahaya.--dok. Induk Frekom 86
BPPTKG juga mengingatkan suplai magma ke Gunung Merapi masih berlangsung sehingga sewaktu-waktu dapat memicu awan panas guguran di dalam kawasan potensi bahaya.
"Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya," jelas Agus.
BACA JUGA : Ramai Ajakan Buka Jalur Pendakian Merapi, TNGM: Pendakian Masih Dilarang Demi Keselamatan
BACA JUGA : Status Siaga, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Selasa Pagi Selama 3 Menit
Masyarakat juga diminta mewaspadai ancaman lahar dan awan panas guguran terutama saat terjadi hujan di kawasan lereng Merapi, serta mengantisipasi potensi gangguan akibat abu vulkanik.
Sebelumnya, pada Kamis (2/7/2026) pagi pukul 06.01 WIB, Gunung Merapi juga meluncurkan awan panas guguran sejauh sekitar 1.700 meter ke arah barat daya melalui hulu Kali Krasak.
Dengan demikian, sepanjang Kamis (2/7/2026), BPPTKG mencatat terjadi dua kali awan panas guguran yang menunjukkan aktivitas Merapi masih fluktuatif dan perlu terus diwaspadai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

