PSIM Dominan Tapi Kalah dari Dewa United, Van Gastel Blak-blakan Soal Penyebabnya
PSIM Jogja kalah 0-1 dari Dewa United, Jumat (3/4/2026) malam, Pelatih Jean-Paul Van Gastel (kiri) menyoroti masalah finishing setelah banyak peluang gagal berbuah gol.--dok. PSIM
“Saya pikir di babak pertama kami punya peluang lebih banyak, tapi tidak bisa dimanfaatkan. Mereka menang dari penalti,” jelasnya.
Secara statistik, PSIM memang tampil dominan di babak pertama dengan penguasaan bola mencapai 58 persen. Kedua tim sama-sama mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran.
Namun, momentum berubah di babak kedua. Pada menit ke-58, wasit menunjuk titik putih usai tinjauan VAR yang menilai adanya pelanggaran tarikan baju pemain PSIM di kotak penalti.
BACA JUGA : PSIM Menang 4-2 atas PSBS Biak, Van Gastel: Kami Buang Energi Terlalu Banyak
BACA JUGA : PSIM Jogja vs Bali United 3-3, Laskar Mataram Bangkit di Babak Kedua Usai Tertinggal Tiga Gol
Empat menit kemudian, Alex Martins Ferreira sukses mengeksekusi penalti dan membawa Dewa United unggul 1-0.
PSIM berusaha mengejar ketertinggalan. Peluang sempat hadir pada menit ke-88 lewat tendangan jarak jauh Iqbal, namun bola masih melenceng dari sasaran.
Di masa injury time, Ze Valente juga melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi berhasil ditepis kiper lawan.
Hasil ini membuat PSIM Jogja tetap berada di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 38 poin, sementara Dewa United tepat di bawahnya di posisi ke-9 dengan 37 poin.
Dengan delapan laga tersisa, PSIM dituntut segera memperbaiki efektivitas serangan agar mampu meraih poin maksimal di pertandingan selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: