Malioboro Ditutup 2 April, Kirab HUT ke-80 Sri Sultan HB X Libatkan 12 Ribu Peserta
Wisatawan tengah berfoto di depan papan nama Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Selasa (7/10/2025), saat uji coba kawasan Malioboro full pedestrian sekaligus bertepatan dengan HUT Kota Yogyakarta.--Foto: Anam AK/diswayjogja.id
“Kami harap masyarakat bisa beradaptasi dan mengikuti pengaturan yang sudah disiapkan,” terangnya.
Kirab budaya ini juga menjadi simbol kuat hubungan antara masyarakat dan Keraton Yogyakarta, sekaligus momentum budaya yang disebut sebagai peristiwa monumental di DIY.
BACA JUGA : Warna Warni Malioboro Hadirkan Kirab Budaya hingga Musik Amal di Titik Nol Kilometer
BACA JUGA : Dua Kereta Pusaka Keraton Yogyakarta Kembali Dikirab Setelah 12 Tahun Disimpan
Sementara itu, Ketua Paguyuban Lurah DIY Nayantaka, Gandang Hardjanata, menyebut kirab budaya ini menjadi momentum penting sebagai bentuk penghormatan masyarakat kepada Sultan.
“Kami berharap bisa memberikan sumbangsih dan ucapan terima kasih. Ini bentuk keikhlasan masyarakat Jogja, bukan paksaan,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, peserta kirab diperkirakan mencapai 10 ribu hingga 12 ribu orang yang berasal dari kelurahan se-DIY. Para peserta akan mengenakan pakaian adat Jawa khas Yogyakarta.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat jika ada gangguan aktivitas. Mohon keikhlasannya, ini hanya satu hari sebagai wujud Jogja itu istimewa,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: