Film Indonesia AKDK Syuting di Korea, Perpaduan Koplo dan K-Pop
sejumlah kru dan aktor film AKDK terlihat menghadiri acara buka bersama yang digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, Korea Selatan, pada Sabtu (7/3/2026)--Foto: IST
BACA JUGA : Lewat Karya Fotografi hingga Film Pendek, Mahasiswa Unisa Yogyakarta Kritik Program MBG
BACA JUGA : Dari Homestay Warisan hingga Arwah Eyang, Film Series “Trio Bintang Lima” Ceritakan Nilai Hidup Orang Jogja
“Harapannya film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan bagaimana dua budaya yang berbeda bisa bertemu dan saling melengkapi,” tuturnya.
Executive Producer film AKDK, Danang Wicaksana Sulistya atau yang akrab disapa Danang Dancel, mengatakan pengambilan gambar di Korea Selatan dilakukan untuk menghadirkan atmosfer cerita yang lebih autentik.
“Proses produksi di Korea Selatan menjadi langkah penting untuk memperkuat atmosfer cerita yang menggabungkan dua budaya tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran lokasi asli di Korea Selatan diharapkan mampu memberikan pengalaman visual yang lebih kuat sekaligus mempertegas latar cerita yang berkaitan dengan fenomena K-Pop.
“Syuting di Korea menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan cerita yang lebih autentik,” imbuhnya.
Film ini memang dirancang sebagai drama komedi yang mempertemukan dua fenomena budaya populer, yakni musik koplo dari Indonesia dan K-Pop yang telah mendunia.
BACA JUGA : Menanti Film Sadali? Siap-Siap Mengaduk Emosi di Awal Tahun 2026
BACA JUGA : Film Dokumenter Gestures of Care Angkat Mitigasi Kebakaran, Tayang Perdana di JAFF 2025
“Film ini mencoba mempertemukan semangat musik koplo Indonesia dengan fenomena K-Pop yang mendunia,” lanjutnya.
Selain proses produksi film yang masih berjalan, tim produksi juga merilis original soundtrack (OST) utama film tersebut. Lagu berjudul Silul resmi dirilis pada Sabtu (7/3/2026).
Lagu tersebut dinyanyikan oleh Om Wawes yang berkolaborasi dengan Guyon Waton. Keduanya dikenal sebagai musisi yang kerap menghadirkan warna musik pop Jawa dan koplo yang dekat dengan masyarakat.
“Silul” merupakan karya cipta Andry Priyanta yang menghadirkan perpaduan nuansa pop Jawa dengan sentuhan koplo.
Karakter musik tersebut dinilai selaras dengan konsep film yang memadukan unsur budaya Indonesia dan Korea Selatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: