Disperindag Sleman Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran
Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Sleman Dwi Wulandari menyampaikan kondisi stok bahan pokok menjelang Idul Fitri saat jumpa pers di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (10/3/2026).--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
BACA JUGA : Disperindag Sleman Tegaskan Kejujuran Takaran BBM, Mae Rusmi: 100 Persen SPBU Masih Sesuai Aturan
BACA JUGA : Stok Bahan Pokok di Kota Yogyakarta Surplus Jelang Idulfitri, Beras hingga Telur Dipastikan Aman
Sementara itu, stok gula pasir tercatat memiliki stok awal sebanyak 580 kilogram dengan tambahan pasokan 420 kilogram.
Setelah distribusi kepada masyarakat, sisa stok gula pasir masih berada pada kisaran 995 kilogram.
Pada komoditas minyak goreng, stok awal tercatat sebanyak 102 kilogram dengan tambahan pasokan sekitar 403 kilogram.
Setelah proses distribusi, stok minyak goreng yang tersisa masih sekitar 177 kilogram.
Komoditas protein hewani juga tercatat memiliki ketersediaan yang cukup menjelang Lebaran.
Stok daging sapi misalnya mencapai 63.525 kilogram setelah dilakukan penyaluran dari total pasokan yang tersedia.
BACA JUGA : Sleman Siaga Lebaran 2026, 1.400 Personel Disiapkan, Harga Bahan Pokok dan Arus Mudik Diawasi
BACA JUGA : Pemkab Bantul Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Selama Ramadan
Sementara itu, stok daging ayam ras tercatat masih tersisa sekitar 13.080 kilogram.
Selain itu, komoditas telur ayam ras juga memiliki stok yang relatif aman.
Data pemantauan menunjukkan stok awal telur ayam ras mencapai 7.425 kilogram dengan tambahan pasokan sekitar 7.700 kilogram.
Untuk komoditas hortikultura, ketersediaan cabai rawit merah tercatat mencapai sekitar 69.030 kilogram.
Sementara cabai merah keriting memiliki sisa stok sekitar 7.275 kilogram.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: