Gentengisasi Prabowo, Sleman Perkuat Industri Genting Lokal
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan dukungan terhadap program gentengisasi Presiden Prabowo sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian dan industri genting lokal.--Foto: Humas Pemkab Sleman
BACA JUGA : Pieter Huistra Siapkan Kedalaman Skuad PSS Sleman, Target Tampil Konsisten di Putaran Ketiga
BACA JUGA : Data Peserta Magang Sleman Masih di Kemenaker
Namun demikian, ia tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi industri genting, terutama terkait ketersediaan bahan baku tanah liat berkualitas.
Menurutnya, kondisi tanah dengan kualitas baik untuk produksi genting saat ini semakin menipis, sehingga memerlukan strategi khusus agar industri tetap berjalan.
“Memang saat ini ada permasalahan terkait kualitas bahan baku tanah. Tanah yang berkualitas semakin menipis, dan ini menjadi tantangan,” tuturnya.
Meski begitu, ia memastikan bahwa persoalan bahan baku tidak akan menjadi hambatan serius.
Ia menyebutkan, saat ini bahan baku genting sudah dapat didatangkan dari luar daerah, bahkan dari wilayah kepulauan, untuk memenuhi kebutuhan produksi.
“Produksi genting di Sleman, khususnya di wilayah Berbah, memang sempat terkendala bahan baku. Namun sekarang bahan baku bisa didatangkan dari luar daerah, bahkan dari kepulauan, dan itu tidak menjadi masalah bagi kami,” ucapnya.
BACA JUGA : Anggaran BKKDI Sleman Dibedakan, Disnaker Tegaskan Sesuai Tenaga Kerja dan Volume Pekerjaan
BACA JUGA : Dokumen Kependudukan Jadi Kunci Akses Hak Kelompok Marginal di Sleman
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman menyatakan kesiapan untuk mendukung dan menyukseskan program gentengisasi yang dicanangkan pemerintah pusat.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menjaga keberlangsungan industri genting lokal serta membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Sleman siap mendukung dan menyukseskan program gentengisasi pemerintah pusat,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: