Jeron Benteng Disiapkan Jadi Kawasan Rendah Emisi, Kendaraan Pribadi Akan Dibatasi

Jeron Benteng Disiapkan Jadi Kawasan Rendah Emisi, Kendaraan Pribadi Akan Dibatasi

Sejumlah rambu penunjuk arah dan petugas gabungan mensosialisasikan arus lalu lintas satu arah di kawasan Plengkung Nirbaya, Kraton Yogyakarta, yang mulai dilakukan secara bertahap pada Senin (10/3/2025) pagi. --Dok. Pemda DIY

Seiring kebijakan tersebut, Dishub DIY juga mendorong pengembangan transportasi ramah lingkungan, seperti becak listrik dan kendaraan dengan bahan bakar alternatif. Sementara itu, kendaraan berbahan bakar fosil seperti becak motor, bentor, dan layanan transportasi bermotor sejenis tidak akan diperkenankan melintas di kawasan tertentu, termasuk Malioboro.

“Kalau Malioboro menjadi kawasan full pedestrian, kendaraan ber-BBM tentu tidak bisa masuk,” tegasnya.

BACA JUGA : Proyek Jembatan Kewek Masuk Tahap Uji Tanah, Ditargetkan Mulai Dibangun Maret 2026

BACA JUGA : Ruang Publik Gratis di Tengah Kota Jogja, Jembatan Kewek Jadi Tempat Bermain Anak

Rencana penerapan Malioboro sebagai kawasan pedestrian penuh ditargetkan pada 2026, meski masih memerlukan identifikasi permasalahan di lapangan, termasuk pemasangan portal dan pengaturan lalu lintas serta parkir.

Erni menekankan bahwa kebijakan ini tidak dapat berjalan tanpa sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, Keraton, kepolisian, hingga masyarakat.

“Kalau kita tidak banyak menghirup udara kotor, kita akan menjadi lebih sehat. Tapi ini harus dilakukan bersama-sama,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait