Sleman Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, 86 Desa Siaga dan SIMANTAB Jadi Andalan

Sleman Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, 86 Desa Siaga dan SIMANTAB Jadi Andalan

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Singgih Januratmoko, menyerahkan bantuan logistik kebencanaan secara simbolis kepada Bupati Sleman, Harda Kiswaya, di Ruang Rapat Sembada, Kantor Setda Sleman, Kamis (22/1/2026)--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyerahkan bantuan penanganan kebencanaan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman dalam kunjungan kerja spesifik terkait kesiapsiagaan bencana, Kamis (22/1/2026). 

Penyerahan dilakukan di Ruang Rapat Sembada, Kantor Sekretariat Daerah Sleman.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Singgih Januratmoko, kepada Bupati Sleman, Harda Kiswaya. 

Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial RI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan total nilai mencapai Rp178.817.000.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Singgih Januratmoko, mengatakan penanggulangan kebencanaan menjadi salah satu fokus utama pihaknya di parlemen.

“Penanggulangan kebencanaan merupakan salah satu perhatian utama Komisi VIII DPR RI, karena menyangkut keselamatan masyarakat secara langsung,” katanya dalam sambutannya.

BACA JUGA : Kapolsek Depok Timur Sebut Dini Hari Waktu Paling Rawan Pencurian di Kos Mahasiswa Sleman

BACA JUGA : Sleman Kekurangan 8.000 Lampu Jalan, Target Terang 2029 Andalkan KPBU

Ia menjelaskan, kunjungan kerja ini tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memantau kesiapsiagaan Kabupaten Sleman dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Kami ingin memastikan daerah memiliki kesiapan yang memadai dalam menghadapi ancaman seperti erupsi Gunung Merapi, banjir lahar dingin, gempa bumi, tanah longsor, hingga angin puting beliung,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan logistik dan peralatan kebencanaan diharapkan dapat memperkuat respons cepat pemerintah daerah ketika bencana terjadi.

“Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana di wilayah Sleman,” jelasnya. 

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi buffer stock logistik dari Kementerian Sosial RI senilai Rp178.817.000, serta bantuan dari BNPB berupa 100 paket sembako, 100 paket makanan siap saji, 100 lembar selimut, 100 lembar matras, 1.000 lembar masker, lima unit chain saw, dan 100 buah sandbag atau geobag.

BACA JUGA : PSS Sleman Siap Hadapi Persipura Jayapura, Pieter Huistra: Tekanan Harus Bikin Pemain Lebih Baik

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: