BPBD DIY Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Gunungkidul Jadi Wilayah Paling Terdampak

BPBD DIY Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Gunungkidul Jadi Wilayah Paling Terdampak

Sejumlah petugas gabungan tengah melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa salah satu warga di Sleman, pada Senin (12/1/2026), BPBD DIY mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem awal 2026.--dok. BPBD Sleman

Selain itu, hujan lebat juga berdampak di wilayah Tanjungsari, Gunungkidul, tepatnya di SMK Kelautan Tanjungsari. Sekolah tersebut dilaporkan tergenang air hingga masuk ke ruang kelas, sehingga kegiatan belajar mengajar terganggu.

“Lokasinya berada di cekungan dan setiap tahun memang menjadi langganan banjir. Dari hasil asesmen, kemungkinan akan direkomendasikan relokasi atau peninggian bangunan,” tutur Ruruh.

BACA JUGA :  BPBD DIY Lakukan Pemetaan Wilayah Rawan, Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi

BACA JUGA : Curah Hujan Masih Tinggi, Status Siaga Hidrometeorologi DIY Diperpanjang hingga Maret 2026

Rekomendasi tersebut nantinya akan disampaikan kepada Dinas Pendidikan DIY, mengingat kewenangan pengelolaan sekolah berada di tingkat provinsi. Namun, keputusan relokasi atau perubahan konstruksi bangunan masih memerlukan perencanaan lebih lanjut.

BPBD DIY juga mencatat wilayah rawan longsor berada di Gunungkidul, Kulon Progo, serta Bantul, khususnya kawasan Imogiri. Status siaga darurat bencana hidrometeorologi di DIY telah diperpanjang hingga Februari atau awal Maret 2026.

Sebagai langkah antisipasi, Ruruh mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan mitigasi mandiri dan komunal. Mulai dari memangkas pohon yang rawan tumbang, membersihkan saluran drainase, hingga melaporkan rekahan tanah atau potensi bahaya di lingkungan sekitar.

“Kita lebih baik siap daripada tergagap. Harapannya kita terhindar dari bencana, tetapi kesiapsiagaan harus tetap dikedepankan,” imbuhnya.

BPBD DIY juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kejadian darurat melalui saluran resmi agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: