22 Pos Pengamanan Disiagakan, Kapolda DIY Klaim Kondisi Jogja Terkendali

22 Pos Pengamanan Disiagakan, Kapolda DIY Klaim Kondisi Jogja Terkendali

Kawasan Malioboro Yogyakarta dipadati wisatawan, Sabtu (27/12/2025), tercatat ada 1,56 juta kunjungan selama Nataru 2025/2026, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Yogyakarta tetap aman kondusif.--Foto: Anam AK/diswayjogja.id

Menurutnya, kondisi tersebut tidak lepas dari strategi penyebaran informasi kepada masyarakat terkait kepadatan kota, sehingga tujuan wisata menjadi lebih tersebar.

“Jika kota penuh, kita informasikan. Hari ini, angka kriminal yang diisukan juga belum terjadi,” jelasnya.

Anggoro juga menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan. Di lokasi rawan seperti tanjakan Pinisi, Gunungkidul, yang sebelumnya kerap terjadi kecelakaan dengan korban luka berat, kini hanya tercatat kecelakaan dengan luka ringan akibat kurang kehati-hatian pengendara.

BACA JUGA : Peduli Korban Bencana Sumatra, Polda DIY Sediakan Dapur Umum dan WiFi Gratis untuk Mahasiswa

BACA JUGA : Polda DIY Kirim Ratusan Logistik Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

Terkait perayaan malam Tahun Baru, Anggoro menegaskan adanya larangan menyalakan kembang api yang berlaku secara nasional. Kebijakan tersebut dikeluarkan Mabes Polri sebagai bentuk empati terhadap masyarakat di Sumatera yang tengah mengalami musibah.

“Larangan ini berlaku nasional. Semua izin penggunaan kembang api sudah dicabut. Jika tetap dilaksanakan, akan dilakukan tindakan tegas, termasuk terhadap penjualnya,” tegas Anggoro.

Dia menambahkan, seluruh permohonan izin kegiatan terorganisir yang melibatkan kembang api, termasuk dari hotel-hotel, telah dibatalkan sejak instruksi Mabes Polri diterbitkan.

“Semua izin sudah dicabut. Tidak ada izin penggunaan kembang api,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: