Antisipasi Banjir, DPUPKP Kota Yogyakarta Tambah Sumur Resapan dan Normalisasi Sungai
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai melakukan normalisasi sungai, dengan menurunkan alat berat jenis excavator di Sungai Code, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Minggu (24/8/2025).--Foto: Anam AK/diswayjogja.id
Selain upaya tersebut, DPUPKP Kota Yogyakarta juga telah membangun sistem drainase baru di kawasan Rejowinangun untuk mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.
Drainase baru ini dirancang agar air hujan dapat langsung dialirkan ke Sungai Gajahwong, mempercepat proses pengaliran dan mencegah genangan di permukiman warga.
BACA JUGA : Sri Sultan Bertemu Hasto di Balai Kota, Bahas Penanganan Sampah dan Normalisasi Sungai
BACA JUGA : Dukung Sumbu Filosofi Yogyakarta, Pemkot Yogyakarta Mulai Normalisasi Sungai Agustus 2025
Untuk proyek penambahan sumur resapan di tiga titik utama, Umi menyebutkan bahwa Pemerintah Kota mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar.
Saat ini pengerjaan hampir rampung, terutama di Jalan A.M. Sangaji yang sudah memasuki tahap finishing.
“Kami targetkan semua pekerjaan selesai awal Oktober, sehingga saat puncak musim hujan di bulan Oktober, seluruh sistem sudah bisa berfungsi optimal,” terangnya.
Umi berharap seluruh upaya yang dilakukan dapat secara signifikan mengurangi titik-titik genangan dan banjir di Kota Yogyakarta, serta mengedukasi masyarakat untuk turut menjaga kebersihan saluran air.
BACA JUGA : Dapur Rumah Tangga Capai 100 Ton Per Hari, Hasto Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah Lewat MAS JOS
BACA JUGA : Pemkot Yogyakarta Bakal Kembangkan Pengolahan Sampah di Lahan Kosong Kotagede
“Kerja bakti membersihkan sungai juga sudah dilakukan berkali-kali oleh Bapak Walikota. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga masyarakat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: