Belajar Ternak Dari Ayah Hingga Mengembangkan Usaha Peternakan
SERTIFIKAT - Kakak beradik pemilik kandang ternak Ekian Farm menerima sertifikat hewan kurban sehat dari Kepala DPKH Brebes.-Syamsul Falaq/ RATEG-
"Meski sempat merugi hingga Rp 150 juta, karena banyak sapi yang mati terjangkit PMK. Alhamdulilah, bisa bangkit lagi sampai sekarang dan pembeli langganan terus bertambah setiap tahunnya," ujarnya.
Pengalaman mengembangkan usaha ternak, juga dilakoni M Naufal Islami, 20, yang merupakan adik kandung dari Pramudita Ardi Rahmanta.
Menurutnya, setelah mendapat pengalaman sejak duduk dibangku SMP. Ia mengaku tertarik, untuk mencoba ikut menekuni hobi ayah dan kakaknya. Yakni, beternak kambing baik domba, kambing Jawa hingga domba sakub.
"Untuk limbah kotoran ternak, baik sapi dan kambing dibuang dua kali sehari. Waktunya, tiap pagi dan sore yang pembuangannya dipusatkan di lahan sawah untuk produksi pupuk kompos alami," jelasnya.
BACA JUGA : Pemda DIY Pastikan Harga Hewan Kurban Kulon Progo Terkendali Jelang Iduladha
BACA JUGA : Stok Kulit Kurban di Bumiayu Belum Cukupi Kebutuhan Perajin Rebana
Naufal menambahkan, perawatan khusus untuk domba yang menjalani proses penggemukan dan breeding di kandang Ekian Farm. Bulu badan domba, harus dicukur bersih secara berkala.
Tujuannya, menjaga kebersihan domba serta merangsang tumbuh kembangnya makin bagus. Sebab, metode itu terbukti efektif meningkatkan bobot kambing dan domba.
"Ternak kambing Ekian Farm, merupakan pengembangan usaha ternak sapi sebelumnya. Alhamdulilah, hasilnya lumayan sejak 2020 sampai sekarang masih eksis dengan harga kisaran Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta. Omsetnya, meningkat 3 kali lipat saat momen Iduladha," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: